Berkunjung ke Lapas Sukamiskin ,Berkunjung ke -ex kamar Bung Karno

7 Mar
Jpeg

Lapas sukamiskin tampak dari pagar depan

Apakah teman teman pernah mendengar tentang Lapas Pariwisata? Tau kan apa itu Lapas. Lembaga Pemasyarakatan, tempat menahan orang yang bersalah melanggar hukum. Nah kalo yang ini Lapas wisata. Apalagi tuh? yukkk simak tulisan berikut ini.

Setelah diresmikan oleh Mentri hukum dan Ham Republik Indonesia pada 22 Juni 2010. Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) kelas 1 sukamiskin Bandung dijadikan Lapas wisata. Sebagai tempat wisata artinya kita bisa mengunjunginya sebagai warga umum untuk dapat melihat ke dalam Lapas.

Sebelum mengunjungi Lapas ini, sebaiknya kita mengetahui dulu prosedur yang telah ditetapkan Lapas Sukamiskin, bisa di lihat disini yaaaa alur kunjungan wisata . Setelah semua syarat dipenuhi, baru kita bisa berkunjung ke tempat ini. nanti akan dibantu Bapak sipir yang baik untuk berkeliling mengantarkan kita.

Ehhh…tapinya kalau hanya untuk menjenguk penghuni lapas gak usah bikin surat dan proposal kok. he he he… Hanya kita melapor ke bagian pendaftaran, menyerahkan KTP, screening barang bawaan, tidak boleh bawa hp, camera, dan yang bisa digunakan untuk foto. Setelah melewati semua prosedur tinggal yang laki laki di stempel merah tangannya dan meninggalkan KTP di pos dalam.

Bisa juga nih baca disini tulisan lain saya tentang lapas sukamiskin Menengok sejenak Lapas Sukamiskin .

Tempat ini penuh nilai sejarah, karena emang bangunan ini peninggalan Belanda. Kalau dilihat dari atas, tengahnya seperti bentuk kicir angin, salah satu simbol negara Belanda ya. Terdiri dari 4 blok yang sama panjang. Mengikuti 4 arah mata angin Utara-selatan-Timur- Barat. kalau keseluruhan bangunan dari atas keliatan seperti trapesium. Loh kok trapesium , iya ada satu sisi yang seperti penghubung gitu di atas-bawahnya jadi segi 6.

Sejak jaman dahulu sudah digunakan untuk tahanan intelektual musuh Belanda. Saat ini juga digunakan sebagai tahanan Tipikor tau kann apa itu kepanjangannya… Kasus Pidana Tindak Korupsi. Menurut salah satu petugas yang mendampingi kami ketika berkeliling, sebelum kita menggunakan tempat ini sebagai Lapas Tipikor, tempat ini digunakan sebagai tempat tahanan kasus pembunuhan. Dan ya bisa ditebak, sering banget disini ada adegan perkelahihan kayak yang di tipi tipi ituuu hi hi hi hi….

Disini juga banyak kucing nyaaaa…. saya sempat menggendong kucing kampung yang mempunyai bulu bagus,jinak banget,  ini sih karena makanan nya. Salah satu penghuni lapas ada yang memelihara dan memberikan makanan yang baik. Sehingga mereka tumbuh sehat gemuk… salam meong…… *Dimanapun Gak lepas dari peluk peluk kucing*

Okeee lanjut lagi….

Di halaman dalam Lapas sebelum masuk bangunan kincir angin, dibangun taman yang nyaman disekelilingnya ada saung. bisa untuk duduk duduk. nyamann…

Saya mulai memasuki bangunan tempat kamar kamar tahanan berada. Ruangan kecil-kecil berada di blok barat timur utara selatan. di tiap pintu ada nama penghuni sel dan masa tahanan.

Kami langsung menuju ke tempat kamar sang proklamator pernah menghuni hampir setahun kurang beberapa hari. menaiki tangga besi, menuju ke atas.

Kamar tahanan no 233 itu terletak di blok timur lantai 2  . Pada masa hindia belanda disebut blok politieke gevangenen. Sekarang bernomor TA. 01 atau singkatan dari timur atas no 01. Sel tahanan ini berukuran 3,2 x 2,5 meter.

Petugas membuka pintu kamar TA 01. Kuncinya masi menggunakan peninggalan Belanda. Sangat unik, bentuk nya seperti huruf T. Tetapi sekarang kunci pintu ini sudah tidak digunakan lagi untuk kamar kamar yang lain. Hanya untuk kamar bekas Bung Karno kunci model seperti ini masi dipertahankan. Kalau untuk kamar yang lain menggunakan gembok di depan pintu masing masing.

Kamar bung Karno masih dipertahankan bentuknya seperti aslinya. Tidak pernah digunakan untuk tahanan lain.

Pintu telah terbuka, aroma lembab langsung menyeruak , padahal kamar ini mempunyai jendela terdapat dua buah jendela. Oiya, yang khusus di kamar ini mempunyai dua pintu. Padahal untuk ukuran segitu dua pintu  mubazir ya. Saya sempat bertanya tanya, untuk apa ya pintu ini. Sampe sekarang masih bertanya tanya terus nih he he he he… *KEPO*

Tetapi memang kondisi kamar ini sangat lembab, karena itu dahulu Bung Karno kerap sering berlama lama di bawah terik matahari untuk bekerja sehingga kulitnya sampai menghitam, untuk dapat banyak terkena sinar matahari karena ruangan sel tempatnya tinggal sangat lembab.

Memasuki kamar ini sungguh bulu kuduk saya mendadak semriwing. Kaki terasa berat banget untuk melangkah. Tidak tahu mengapa. Padahal itu disaat siang bolong. Saya masuk, dan langsung bahu saya seperti ditekan ke bawah, kepala saya juga ikutan berattttt. Aduhh.. hikss.. dalam hati saya sudah permisi, dan mengucapkan salam.

Secepatnya saya langsung berkeliling dan merekam apa saja yang bisa saya tuliskan nanti. Karena saya gak kuat menahan “berat” tanda kutip itu. Kemudian saya keluar kamar dan melihat ke dalam dari depan pintu saja.

Baiklah ini hasil pandangan mata saya , didalam ruangan kamar Bung Karno.

Disana terdapat Kursi kayu bulat, Kursi kayu yang ada punggungnya dengan model rotan, meja kayu, lemari kayu, sebuah wastafel berwarna putih. ada sebuah kasur berwarna putih dan di bawah tempat tidur lipat ituterdapat kloset duduk. Di dalamnya juga di taruh Bendera. Burung Garuda kedua benda terakhir ini mungkin yang menaruh pihak lapas ya. Terdapat juga dua buah foto Bung Karno di gantung di dinding. Buku buku karya Bung Karno diletakan di rak buku di dalam kamar.Yang menarik diatas meja masih disertakan  piring alumunium yang digunakan bung Karno untuk antri mengambil jatah makanan nya.

Bagaimana dahulu Bung Karno Bisa berada di dalam penjara sukamiskin ini?

Di masa itu , masa penjajahan Belanda. Belanda merasa takut dengan perjuangan Bung Karno dan itu merupakan ancaman bagi Belanda . Karena itu dengan berbagai cara Belanda berusaha untuk mencari cari kesalahan Bung Karno agar dapat dijebloskan ke penjara dan tidak bisa menggalang persatuan dengan bangsa Indonesia untuk menuju perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Belanda menjebloskan Bung Karno dan dituduh serta dihukum melanggar terhadap undang undang hukum pidana pasal haatzaai artikelen. Pasal ini sebenarnya merupakan delik penyebaran rasa kebencian. Pasal yang sering digunakan terhadap musuh politiknya.

Selama di dalam penjara perjuangan Bung Karno tidak berhenti sampai disitu saja. Beliau tetap menulis, membaca dan berkomunikasi dengan dunia luar melalui simbol simbol. Karena Belanda sangat ketat menjaga bung Karno agar tidak dapat berkomunikasi dan mendapat informasi apapun dari luar. Karena itu Istrinya , Ibu Inggit yang mempunyai jatah 2 kali seminggu dapat mengunjungi Bung Karno kerap sekali membawa berita dari luar melalui  simbol dari makanan yang dibawanya. Salah satunya memberi tanda tusukan pada kulit telur asin, buku buku yang dibawa. Catatan pada tafsir al Quran yang dibawa diberi tusukan seperti huruf braille dan Bung Karno harus membuka halaman persis saat Ibu Inggit mengirimkan tafsir tersebut. Dari situlah Bung Karno tetap mendapat informasi dari luar penjara sukamiskin.

Bung Karno mendekam di dalam penjara sukamiskin selama 9 des 1930 sampai 31 des 1931, satu tahun kurang 13 hari. Disinilah Soekarno menuliskan pleidoi yang terkenal itu, Indonesia Menggugat. Menjadi sebuah buku pembelaan  yang sangat terkenal sepanjang masa.

Akhirnya perjalanan saya mengunjungi Lapas wisata untuk melihat kamar Bung Karno dimasa perjuangan berakhir. Tak lupa saya mengucapkan salam serta membaca Al Fatiah untuk almarhum Bapak Bangsa Soekarno.

Tujuan saya mengetahui sejarah Bangsa di Lapas sukamiskin berakhir, wisata edukasi mengenai Lapas pun berakhir.

Silahkan teman-teman kunjungi, dari tempat ini kita dapat belajar banyak ^-^

**************************

Catatan:

Tidak ada penyertaan foto yang menggambarkan dalam Lapas karena tidak diijinkan membawa camera. saya hanya foto foto di  luar Lapas sukamiskin saja.

Jpeg

Tulisan board Lapas Sukamiskin di pagar paling luar, kerennn yaaaaaa

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: