Menengok Sejenak Lapas Sukamiskin = Lapas Pariwisata

12 Feb

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Sukamiskin Bandung

home-image2

Gambar diambil dari http://lapassukamiskin.com/

Baiklah pertanyaan pertama. Apa yang kamu bayangkan tentang sebuah penjara?

Pertanyaan kedua. Sudah pernahkah kamu mengunjungi penjara?

Jawaban pertama kurang lebih pasti begini,

“Ya gitu, ada besi hitam-hitam untuk tempat kurungan”

“Tempat penjahat dihukum”

“Serem ahhh di dalam penjara. Banyak orang jahatnya”

“Ruangan sempit beralas semen,dikurung,bajunya garis garis hitam putih kayak di tivi tivi itu”

“Ga pernah ke penjara, alhamdulillahh keluarga selamat semua. Teman selamat semua”

“Pernah ke penjara. Bakti sosial. Tapi di ruang depan aja”

Baiklah. Mungkin mayoritas jawaban dari pertanyaan pertama adalah bayangan penjara itu ada besi yang warna hitam untuk mengurung penjahat. Dan dengan sel sempit beramai ramai tidurnya, jorok dan penuh kekerasan.

Ini sih lebih karena gambaran yang sering diperlihatkan media televisi.

Untuk menjawab yang kedua pasti banyak yang menjawab, Belum pernah dan ngapain juga ke penjara.
Nah, kali ini saya mendapat kesempatan berkunjung ke Bandung dan mengunjungi Lapas Sukamiskin. Kebetulan suami saya ada perlu ke tempat tersebut dan u know lah yaaaaa… saya donk, ikutan ngekor di belakangnya he he he he….
Jujur jawaban pertanyaan pertama itu bener bener yang ada di benak saya. Uuppsss…kebanyakan nonton film di televisi sih….apalagi Chanel Antv India donk. Episode Beintehaa ada peristiwa Zein dan ibu nya Surayaa.. si mertua jahatnya Aliyaa di penjara dengan kondisi yang menyeramkan penjaranya itu. Dipukulin ketika diinterogerasi polisi. Duh ini mah OOT (Out Of Topic)… kok jadi ngelantur bahas film India… eaaaaaaa….
Baiklah Saya ingin menceritakan pandangan mata saya ketika mengunjungi Lapas Sukamiskin. Tidak searching di internet loh ya. Ini bener-bener murni laporan pandangan mata.
Yukk kita mulai.
Memasuki kompleks ini sangat luas. Sampe bingung pintu masuknya yang mana. Ga kelihatan seperti penjara. Dan yang bikin saya tahu itu penjara adalah pos penjaga yang menjulang tinggi ke atas.
Bangunan Lapas sukamiskin ini dibangun pada masa kolonial Belanda tahun 1918. duh hitung deh udah berapa tahun yaaa.. jrenggg 98 tahun. Duh .. ini mah udah kakek nenek banget ya. Itu dibangunnya, tapi mulai di fungsikannya tahun 1924. Dan ternyata dari dulu emang penjara ini difungsikan sebagai tempat hukuman bagi kaum intelektual yang melakukan kejahatan politik karena bertentangan dengan Belanda (sumber http://www.lapassukamiskin.com).
Di penjara ini memiliki nilai sejarah bagi bangsa Indonesia. Karena banyak tokoh nasional yang pernah di penjara disini. Salah satunya Bapak bangsa kita Ir. soekarno . Pernah menghuni kamar no 1 blok Timur atas. Di kamar inilah presiden pertama RI tersebut menulis buku , “Indonesia Menggugat”.
Baiklah bergeser, kita memasuki kompleks  yang berbentuk menyerupai kincir angin besar ini sangat luas. Dan saya tidak mengelilingi bangunan ini. Hanaya sampai di tempat saung seperti pondokan gitu, tempat untuk bertemu tahanan Lapas saja. Memulai dengan bagian pendaftaran, kelihatan jelas kok itu papan petunjuknya. Kita menyerahkan KTP untuk dicatat dan ditanyakan mau menemui siapa. Kemudian ada kertas yang di print berdasarkan keterangan tentang diri kita serta nama dan foto penghuni Lapas yang akan kita kunjungi. Mohon maaf saya tidak mengebutkan siapa yang saya kunjungi🙂
Kemudian petugas menyerahkan keplek untuk visitor. Dan kita diharuskan menyimpan camera dan handphone di loker yang ada di ruang pendaftaran. Kita bawa sendiri kuncinya. Jangan coba coba nyembunyiin handphone deh. nanti di dalam di screning lagi. Daripada kamu bolak balik ke tempat pendaftaran untuk kembali menyimpen handphone. Untuk dompet dan tas boleh dibawa. didalam ada kantin yang bisa kita beli.
Kemudian kita berjalan ke arah gedung utama Lapas sukamiskin. Dan diperiksa lagi tas kita, di rogoh-rogoh badan kita. dan di cap stempel tinta merah di tangan kita. Baru deh kita masuk. Oiya masuk ke dalam geudng utama ini ada pintu besi dan ada lubang kecil untuk berbicara dengan bagian dalam. Kita diharuskan ketuk ketuk pintu dulu kemudian ditanya keperluannya apa. Baru kemudian dia membuka gembok pintu yang sangat tebal banget itu dan kami pun masuk kedalam kemudian langsung di gembok lagi dari dalam. Baru belok kiri menuju ruang pemeriksaan akhir.
Masuk kedalam dan wow tempatnya bagussss… Ada kantin dan kita bebas ngobrol di kantin itu. berjalan lagi ke tengah ada taman sangat asri, ada kolamnya dan ada saungnya. iya seperti joglo begitu. Dan saya sempat ngobrol dengan orang yang ada di sekitar situ bahwa Lapas ini merupakan Lapas Pariwisata. Disini juga ada peninggalan kamar Presiden Soekarno ketika dulu di penjara satu tahun dan membuat buku Indonesia Menggugat. Itu boleh loh dikunjungi, dengan prosedur yang harus kita lalui ya. Sayang saya tidak mengerti dan sebelumnya tidak browsing informasi mengenai tempat ini. Jadi saya melewatkan kesempatan itu.
Mungkin juga penjara yang merupakan peninggalan kolonial belanda ini jauh dari kesan suram karena dari dahulu emang untuk tempat tahanan politik ya. Dan sampe sekarang juga dipakai untuk tempat tahanan politik.
Dan tempat tahanannya jangan juga dibayangkan pakai sel gitu ya. ini tahanannya adalah kamar kalau tidak salah 3,5 X 2,5m dengan kamar mandi dalam, ada tempat tidurnya. so far itu nyaman donk🙂 (Tapi tetep aja yang namanya dipenjara itu gak bisa kemana mana).
Saya dan pak suami menunggu di saung dan sempat minum bandrek juga he he he he…. saungnya juga nyaman. Akhirnya teman yang ditunggu datang. Dan kami ngobrol lah🙂
Sekian cerita pandangan mata saya mengenai Lapas sukamiskin yang di nobatkan sebagai Lapas Pariwisata dan bisa dikunjungi serta jauh dari kesan penjara yang seram dan suram.

One Response to “Menengok Sejenak Lapas Sukamiskin = Lapas Pariwisata”

Trackbacks/Pingbacks

  1. Berkunjung ke Lapas Sukamiskin ,Berkunjung ke -ex kamar Bung Karno | ekkairianto - March 7, 2016

    […] Bisa juga nih baca disini tulisan lain saya tentang lapas sukamiskin Menengok sejenak Lapas Sukamiskin . […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: