Backpacker sang pejalan mandiri

1 Jan

541304_2837566153339_903634987_n

Backpacker sang pejalan mandiri. Judul ini saya tulis mengutip dari deskripsi seorang founder dari Komunitas Backpacker Dunia Elok Dyah Messwati, Mengutip isi salah satu info Grup dari sosial media facebook komunitas backpacker dunia, Group/Komunitas Backpacker Dunia http://www.facebook.com/groups/128092889677/members/ ini beranggotakan mereka yang memiliki “passion” untuk berbackpacking menjelajah dunia. Di sini mereka bisa saling sharing pengalaman dan bertanya mengenai apapun: track backpacking, itinerary, aplikasi visa, hunting ticket penerbangan murah, mencari penginapan, mencari host di luar negeri (menginap gratis di luar negeri), nebeng angkutan/hitchhike, menentukan saat berangkat, cara survival selama di LUAR INDONESIA.

Dari saling sharing informasi dan pengalaman antarmember tersebut, diharapkan member Backpacker Dunia menjadi lebih berani untuk backpacking secara mandiri (Mandiri bukan berarti berjalan-jalan sendiri, bisa berdua-berempat. Meskipun backpacking berdua atau berempat, namun semua member yang akan berjalan-jalan bersama bisa mengurus sendiri rencana backpacking mereka: mulai dari hunting ticket murah, mengurus visa, menentukan itinerary, mencari guest house/hostel atau penginapan gratis di seluruh dunia via Hospitality Club/CouchSurfing, bagaimana survive di negeri orang, etc). Intinya mereka bisa mandiri, karena ensensi dari kata backpacker adalah PEJALAN MANDIRI.

318232_2949836920038_2010166682_n

Tulisan ini saya tulis karena tergelitik dengan banyak nya pertanyaan dari orang-orang terdekat saya, keluarga dan teman serta orang-orang baru yang saya temui dijalan. Mereka selalu bertanya apa itu backpacker? dan banyak sebagian lainnya berasumsi bahwa backpacker itu orang-orang yang menggunakan ransel. Sedangkan yang lain berpendapat backpacker itu orang-orang yang tidak punya banyak uang yang melakukan perjalanan, ada lagi yang sedikit menguatkan hati kita mengatakan backpacker itu budget traveler, wah yang pendapat terakhir ini sungguh sedikit keren istilah nya. he he he he…….

Memang teman-teman backpacker sering terlihat banyak menggunakan ransel karena mungkin terlihat praktis daripada membawa koper, menggeret nya kesan kemari, sebagian lagi mungkin menggunakan ransel untuk alasan kepraktisan dalam peletakan bagasi di dalam pesawat. Mereka tinggal meletakan barang bawaan mereka di kabin atas pesawat. Tidak perlu memasukkan nya ke dalam bagasi bawah pesawat yang terkadang memakan waktu lama ketika check in dan pengambilan bagasi. Dan yang pasti alasan terakhir yang sering digunakan teman-teman backpacker adalah kita tidak perlu membeli tambahan bagasi. Mungkin sebagian teman-teman merasa bingung membaca kalimat terakhir saya. Kenapa harus membeli bagasi? bukannya setiap membeli tiket pesawat biasanya udah include bagasi? baiklah akan saya uraikan jawabannya. Ya benar biasanya beberapa pesawat lokal khususnya di Indonesia seperti Lion Air, Sriwijaya Air, Batavia Air, Garuda Indonesia semua pembelian tiket sudah termasuk bagasi pesawat. Biasanya kita menyebut maskapai ini sebagai Full Board Airlines (Full Fledge carries). Maskapai seperti ini memang harganya lebih mahal, tapi biasa mereka menyediakan harga promo pada waktu-waktu tertentu.

Nah rata-rata temen backpacker lebih sering menggunakan pesawat Low Cost Airlines (Budget Airlines), yang mana harga tiket yang didapatkan bisa sangat murah sekali dan harga yang gila fantastis. Misal, November 2012 kemarin saya mendapatkan tiket Surabaya-Medan pulang pergi hanya Rp 240.000,- plus bagasi Rp 90.000 sebanyak 15 kg total pembayaran hanya Rp 330.000 untuk pulang-pergi tentu saja sangat murah. Kenapa saya menyebutkan plus bagasi disini? Ya, betul sekali inilah yang membedakan antara pesawat Full Board dan Budget Airlines. Ketika kita menggunakan pesawat Low Cost, maka harga yang tercantum adalah harga kursi pesawat. Mereka menyediakan tambahan biaya lainnya ketika kita membutuhkan fasilitas pesawat seperti makan dan minum, Hot kursi, kenyamanan kursi, asuransi, serta bagasi. Jadi ketika kita tidak membutuhkan bagasi kita tidak perlu membelinya. Ciri khas yang lain adalah, bahwa pesawat low cost ini sering sekali mempromosikan harga miring, sangat miring tapi dengan syarat tertentu biasa untuk keberangkatan beberapa bulan kedepan. Tapi menurut saya yah sangat worth it untuk harga itu, misal saya mendapat tiket surabaya – Kuala Lumpur Pulang -pergi tanpa bagasi hanya Rp 360.000,- pembelian februari untuk keberangkatan September. Terlihat ada jeda yang panjang antara periode pembelian tiket dan keberangkatan, bahkan bisa sampai satu tahun jarak nya. Cara mengetahui ada tidaknya promo harga bagaimana? kita tinggal menjadi member dari Airlines tersebut. Bagaimana tips dan triknya? nanti akan saya bahas di tulisan saya selanjutnya🙂

Kembali lagi ke backpacker, kenapa saya panjang lebar menjelaskan tentang tas dan berlanjut ke masalah Airlines yang digunakan? karena ini adalah point utama yang sering menjadi pertanyaan. Backpacker sang pejalan mandiri selalu merencanakan perjalanan nya sendiri. termasuk moda transportasi yang digunakan, mereka akan membuat planning perjalanan, membuat hitungan budget perjalanan, termasuk hitungan resiko selama perjalanan, apa saja yang akan mereka lakukan di kota tujuan. Tentu saja yang paling utama moda transportasi menuju kota yang dituju, ketika mereka memilih dan merencanakan perjalanan maka mereka akan mencari moda transportasi terbaik, bisa sampai di tempat dengan selamat. Ketika menemukan harga yang murah, kenapa mereka tidak memilih danmenggunakan itu? tentu saja mereka akan menggunaka Transportasi Low Cost tapi tidak menutup kemungkinan mereka akan memilih pesawat Full board yang sedang promo harga yang menggiurkan. Jadi itu semua pilihan. Bukan berarti backpacker moda trasnportasinya yang murah-murah saja. Kita kan memilih yang terbaik yang layak untuk digunakan.

Begitu juga untuk transportasi lokal ketika di kota tujuan, tempat tinggal, semuanya sudah mereka rencanakan dari awal. Kekuatan teman bacpacker adalah kegigihan mencari jawaban atas pertanyaan dan ketidaktahuan melalui internet. Setiap saat browsing di dunia maya mencari informasi dan berkumpul di komunitas untuk sharing pengalaman dan bertukar informasi tentu saja.

Mengenai Ransel yang sering digunakan para backpacker, tadi saya sudah menjelaskan itu semua untuk alasan kepraktisan. Tapi kalau menurut anda koper lebih praktis. why not? anda tetap seorang  backpacker ketika anda secara mandiri merencanakan perjalanan anda sendiri. tidak bergantung pada travel agent yang mengatur perjalanan anda.

Oia, tidak semua backpacker itu miskin secara materi. Teman-teman itu jadi terlihat seperti ini karena mereka berhasil mendapat harga murah untuk fasilitas yang layak bahkan sangat layak untuk seorang traveler akibat kegigihan mereka mengumpulkan informasi. Kadang mereka juga mendapat kan fasilitas kapal layar cruise sangat murah dengan fasilitas bintang 5 yang rasanya sangat tidak mungkin. Tapi semua itu mungkin. Apa kalian percaya januari 2013 nanti saya akan bernagkat ke Bali melalui surabaya dengan tiket pesawat pulang-pergi hanya Rp 10.000,-? ini benar loh. saya enggak bohong. buktikan sendiri.

Bukan hanya orang-orang yang menggunakan tas ransel yang menggantung di jalan.

421297_2397454750829_1662295723_n

selamat berjalan teman

5 Responses to “Backpacker sang pejalan mandiri”

  1. besar asijanto January 1, 2013 at 11:42 pm #

    Good information ! Thank you very much

  2. 932009 January 2, 2013 at 8:58 am #

    Ternyata liburan atau jalan2 kedlm negri or keluar negri tdk hrs dgn biaya atau budget yg mahal, asal kita lebih srg mengumpulkan informasi agar BERHASIL mendapat harga murah untuk fasilitas yang layak, Kita bisa juga koq. . so, tunggu apalagi…..🙂 thanks for your information.

    • ekkairianto January 2, 2013 at 10:42 am #

      ayukkkkk mulai mem-planning liburan murah ala bintang 5. gak harus mengumpulkan banyak uang dulu baru bisa berlibur…

Trackbacks/Pingbacks

  1. Mari yuk mariii kita packing…. | ekkairianto - August 16, 2015

    […] postingan saya sebelom ini ya. monggo di cek ricek dan di kepo in blog saya ini untuk cari maksud pejalan mandiri / BACKPACKER itu […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: