TIPS Female Solo Travelling ke Luar Negri

5 Nov

TIPS

Female Solo Travelling ke Luar Negri

 

IMG-20130514-00482

Di dalam MRT singapore

Teman, siapa sih yang tidak suka berlibur?

Travelling? backpacking ?

Siapa yang tidak senang jalan-jalan? ntah itu ke pantai, ke desa, ke gunung, city tour atau melakukan kegiatan outdoor yang bertujuan untuk refreshing alias menyenangkan diri sendiri.

Semua pasti pada suka. Bahkan selalu menanti-nantikan saat berlibur ini tiba.

Tetapi kalo saya bepergiannya sendiri gimana yah? Saya perempuan loh..

Tujuannya sih pengen uji nyali atau pengen menikmati saat-saat “me time” . Atau ada juga orang beralasan pengen pergi sendiri agar lebih personal saja menikmati hari-hari yang akan dilewati ketika berlibur. Atau ada juga yang beralasan ga pengen rempong dengan urusan berbeda pendapat ketika sedang travelling dengan partner saat melakukan perjalanan, jadi kyaknya lebih enakan jalan sendiri deh…..

 

  1. Rencanakan perjalanan dengan baik

Membaca buku catatan perjalanan maupun membaca informasi suatu negara yang akan kita kunjungi di internet dan blog sangat membantu kita untuk mengetahui negara tujuan yang ingin kita datangi.

Ini akan sangat membantu dalam memulai merencanakan perjalanan dari jauh-jauh hari.

Kenapa kita harus merencanakan perjalanan jauh-jauh hari? Ya karena kita amat sangat membutuhkan banyak informasi jika perjalanan yang akan kita lakukan itu kita rencanakan sendiri tanpa bantuan travel agent atau mengikuti tour. 

Kita harus mencatat secara detail dan sangat rinci  . Sampai saya garis bawahi. Ini untuk berjaga-jaga dari kondisi yang tidak kita inginkan terjadi. Dan kita bisa membuat rencana B jika rencana kita gak berjalan dengan baik.

 

Selanjutnya ketika kita sudah dapat memastikan negara yang akan kita tuju akan keluarlah biaya yang akan kita butuhkan dan kita bisa mulai menabung dan menyiapkan dana perjalanan tersebut.

 

Dari informasi yang kita catat, kita harus menemukan:

  • Bagaimana kondisi masyarakat dan lingkungan negara tsb
  • Obyek wisata apa saja yang ingin kita kunjungi
  • Bagaimana moda transportasinya / cara menggunakan layanan umum. Apakah moda transportasinya ramah terhadap wisatawan
  • Kita akan stay dimana di negara tsb. Bagaiamana cara menempuh perjalanan ke hotel/hostel yang akan kita tuju
  • Budget selama perjalanan, berapa pengeluaran yang akan kita habiskan
  • Mata uang yang berlaku
  • Makanan minuman yang dapat kita konsumsi, dicari juga informasi tempat makanan halal bagi yang muslim
  • Keamanan negara yang akan kita tuju
  • Perlu juga dicatat tips dari pejalana lain yang sudah mengunjungi negara tsb
  • dan beberapa hal lain yang kita rasa penting untuk kita ketahui

 

2.Memilih negara yang akan dituju

100_1964

Singapore salah satu negara yang paling mudah untuk dijelajah dan ramah terhadap wisatawan. (foto: dokumen pribadi)

 

Sebaiknya untuk yang baru pertama kali ke luar negeri apalagi untuk yang pertama kalinya solo travelling pilihlah negara yang terdekat dengan tempat kita tinggal. Kalau kita hidup di Indonesia berarti Negara yang kita tuju sebaiknya negara tetangga kita di Asia Tenggara . Pilihlah negara yang moda transportasinya tidak menyulitkan dan mudah untuk diikuti.

Kalo saran saya sih, pilihannya singapore.

Negara tetangga Indonesia ini sangat mudah dijangkau dan tidak begitu jauh. Untuk menuju kesana juga sudah banyak maskapai yang bisa digunakan. Selain itu tiket ke Singapore juga tidak mahal. Yang paling penting adalah untuk masuk ke Singapore tidak dibutuhkan Visa. Kita cukup membawa pasport saja.

Soal Transportasi, dan jangkauan menuju obyek wisata, Kota Negara Singapore ini juga amat mudah untuk dijelajah.

Ini hanya salah satu contoh saja. Bisa juga memilih Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam dan lain lain.

 

3.Pesan tiket perjalanan

562153_3005374028431_580411787_n

Saya dengan background pesawat di salah satu markas besar maskapai Low cost carrier, Air Asia di Malaysia.

Memesan tiket perjalanan dapat kita lakukan sendiri. Dan jauh lebih menguntungkan bagi solo traveller karena dapat merencanakan rute perjalanan dan mencari harga tiket termurah.

Dan saya akan memberikan sebuah informasi mengenai tiket murah.

Tentu saja jika kita memahami dengan istilah maskapai berbiaya rendah atau low cost carrier (LCC) kita akan bersenang hati. Mengapa? ya karena mereka sering memberikan harga promo untuk penjualan tiket jauh-jauh hari sebelum tanggal keberangkatan.

Merencanakan perjalanan jauh-jauh hari sangat menguntungkan. Kita bisa membeli tiket promo ini untuk keberangkatan jauh-jauh hari dan bisa menabung untuk perjalanan kita nanti.

Cari informasi mengenai maskapai berbiaya murah ini di internet, dan anda akan takjub bahwa saya pernah mendapat harga tiket Rp 300.000 saja untuk perjalanan surabaya-Kuala Lumpur pulang pergi. atau Kuala Lumpur-singapore hanya Rp 100.000 untuk sekali jalan. Pernah juga mendapat tiket untuk rute domestik, Surabaya-Bali hanya Rp 10.000 pulang pergi. Iya, anda tidak salah baca. Rp 10.000 untuk pulang pergi. Begitu juga untuk Surabaya-Bandung Rp 10.000 pulang pergi.

 

4.Dokumen Perjalanan

– ID Card

Siapkan KTP/ identitas diri kita.

– Tiket

Print tiket yang dibutuhkan , tetapi ini sekarang sudah bisa di back up di smart phone. Tinggal menunjukan salinan yang sudah kita simpan. Terkadang ada beberapa negara yang meminta harus kita tunjukan tiket pergi-pulang kita ini.

Ada maskapai yang sebelum terbang diharuskan untuk check in secara online terlebih dahulu. Sebaiknya itu sudah kita lakukan sebelum berangkat. check in kan seluruh tiket pergi-pulang kita.

Jika ingin memesan tambahan bagasi ataupun makanan sebaiknya dilakukan secara online. Beberapa maskapai memiliki diskon yang lumayan bisa kita nikmati jika kita memesannya jauh-jauh hari.

– Pasport

Ini nyawanya kita. Identitas kita bisa masuk-keluar ke negara lain. Jaga dengan baik . Jangan samapi hilang atau dicuri. siapkan copy-an nya.. simpan di tempat yang lain untuk berjaga-jaga. Bisa juga di copy di email kita.

– Visa

Pastikan negara yang kita tuju harus bisa kita masuki dengan visa atau tidak. Ntah itu bisa dengan visa on arrival (VOA) atau pun visa yang harus kita urus di konsulat negara tersebut. Penuhi semua persyaratan untuk dapat masuk ke suatu negara.

Jangan sampai kita konyol harus pulang balik kucing karena tidak dapat masuk ke suatu negara perihal tidak adanya visa ini.

 

  1. Mata uang negara yang akan dituju
Mata uang negara yang akan dituju

Mata uang negara yang akan dituju

 

Persiapkan mata uang asing kita dalam bentuk Dollar US ($) mengapa?

Yah, karna harga $ sangat lebih stabil dan dapat diterima di negara manapun.

Untuk meng-konversikan ke mata uang negara yang kita tuju, kita harus mencari informasi terlebih dahulu apakah negara tersebut dapat menggunakan $ atau tidak. Jika iya. sebaiknya kita tidak perlu banyak-banyak menukar mata uang asal negara tersebut banyak-banyak. karna nanti akan sayang jika tidak terpakai.

Tukarkan secukupnya, untuk membeli makanan sekedarnya atau untuk menggunakan transportasi umum.

Selanjutnya kita bisa menyesuaikan ketika kita telah tiba di Negara tersebut. Pegang dahulu uang dolar US di tangan selanjutnya gampang…🙂

 

6.Check list perlengkapan

– Travel kit dan perlengkapan pribadi

Ingat-ingat untuk perjalanan internasional, melewati check imigrasi untuk menunggu boarding. Semua cairan diatas 100 ml harus disita. Karena tidak diperbolehkan ada di ruang dalam pesawat/kabin pesawat. Jadi yang membawa minuman atau cairan kosmetik ntah itu sabun, shampo, cream muka, handbody lotion, parfum dll sebaiknya di tuangkan di botol/wadah travel kit yang berukuran maks 100ml.

– Bawa Botol minuman

Percaya tidak percaya membawa botol minuman akan lebih menghemat pengeluaran untuk konsumsi. Karena di luar negri sudah tersebar kran air minum yang siap untuk diminum dan dijamin airnya bersih bukan air sumur he he he he…

Bahkan ketika kita masih di airport kedatangan maka akan kita jumpai kran air gratis ini. silahkan diambil dan masukan ke dalam botol/thumbler yang sudah kita bawa dari rumah.

kran gratis ini sangat bermanfaat meringankan pengeluaran, Jadi mending kita manfaatkan saja air gratis  itu. Karena asal teman-teman ketahui bahwa harga mineral water atau air minum itu mahal loh di negara lain. Dan pengeluaran kita paling banyak itu adalah air minum.Bisa dibayangkan kita itu travelling dengan kondisi muter-muter pakai kaki, atau pun ke berbagai tempat pasti sangat take energi banget dan capek dannn pasti butuh minum banyak.

 

Ini adalah kran air minum di Changi airport singapore.

Ini adalah kran air minum di Changi airport singapore.

Hitung deh berapa kamu bisa menghemat dari adanya botol  minuman yang kamu bawa dari rumah ini

ehh tapi ketika akan masuk ke pesawat untuk take off, airnya jangan diisi ya. Bawa saja botol minuman kosong. karna kan syarat nya tidak boleh ada cairan di atas 100 ml untuk pernerbangan internasional.

– Obat-obatan

Jangan lupa bawa obat-obatan pribadi. Bagi saya, minyak kayu putih, tolak angin dan koyo adalah 3 sahabat yang tidak pernah lupa saya bawa. Kebayangkan capek banget menggendong ransel, koyo berguna untuk pegel-pegel, untuk nutupin puser supaya gak masuk angin juga bisa. apalagi saya suka nginep di airport.

Minyak kayu putih untuk perut kembung beserta tolak angin untuk menghindari masuk angin akibat keletihan berjalan-jalan atau telat makan.

Obat-obatan anti nyeri atau jika ada yang sakit magh / asam lambung juga perlu dibawa. Antipasi jika keadaan darurat kita sakit. Mencari obat yang biasa kita konsumsi di negara orang bisa bingung kita nyarinya dimana.

– Hal lain-lain

Perlengkapan lain yang sekiranya penting. Kresek/kantong untuk pakaian kotor atau untuk hal lain jika diperlukan. payung kecil/jas hujan jika dibutuhkan, daripada harus beli dinegara tujuan. Ntar sakit hati lagi melihat harga payung yang mahal, tapi ya butuh. Jadi mending bawa saja dari rumah, ntar klo musim hujan jadi gak bisa kemana-mana.

hanger atau gantungan baju

hanger atau gantungan baju

 

  1. Buku/note yang berisi catatan perencanaan

Terakhir jangan lupa membawa seluruh rangkuman catatan rencana perjalanan / ittenarary yang telah kita tulis di sebuah buku/ note.

Berbagai buku travelling yang menceritakan perjalanan secara detail

Berbagai buku travelling yang menceritakan perjalanan secara detail

Di dalam buku catatan tersebut hendaknya kita menulis:

  •  Ittenarary/ rencana perjalanan secara detail
  • Kode booking pesawat yang akan kita gunakan beserta tanggal dan jam secara rinci. Mana tau semua yang kita simpan di smartphone hilang mendadak.Namanya teknologi masih mungkin terjadi error.  Kita masih punya catatan tertulis
  • Alamat dan no telp KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia ) yang ada di negara tujuan perjalanan
  • Menuliskan ancer-ancer perjalanan menuju KBRI tsb beserta alur perjalanan menggunakan moda transportasi negara tsb
  • Beberapa hotel/hostel/guest house beserta alamat dan no telp yang ingin kita tuju beserta ancer-ancer dan bagaimana transportasi menuju tempat-tempat tersebut dengan sangat rinci. Yang sebelumnya informasi alamat dan lokasi sudah kita searching dan browsing di mbah google maupun sudah kita dapatkan dari sumber yang terpercaya
  • Jika kita akan menggunakan transportasi negara tersebut dengan menggunakan moda trasnsportasi dan supir , kita mencatat nama dan no telp/hp driver tersebut. Pencatatan sebaiknya tidak hanya di save di hp tetapi kita tuliskan. mana tahu di tengah perjalanan ada sesuatu yang error di smartphone kita. Dan kita masih punya catatan secara tulisan
  • Menuliskan ancer-ancer secara detail tujuan wisata/perjalanan kita. Harus menaiki moda transportasi apa saja untuk mencapai tujuan, berapa jumlah biaya yang secara umum diinformasikan untuk mencapai tempat tersebut, Sehingga ketika sampai di tempat/ ketika pesawat sudah mendarat kita gak ngeblank / sesaat menjadi bingung dan disorientasi karna baru tiba ditempat yang baru dengan bahasa yang berbeda dengan asal kita.
  • Coretan budget perjalanan . Ini penting untuk menjaga keharmonisan pengeluaran kita selama perjalanan ha ha ha ha…
  • Terakhir , jepretkan/tempel di buku catatan kita, fotocopy pasport/visa dan id. Mana tahu di tengah jalan dompet kita kecopetan sehingga kita masih punya copy. Bisa juga kita scan dan simpan di email kita.

 

8.Gaya berbusana dan cara berpakaian

Berpakaian itu cerminan diri kita. Sebaiknya kita berpakaian menyesuaikan dengan tempat dan lingkungan kita berada. Mungkin bagi sebagian orang ini masalah kecil dan sering disepelekan. Jangan sampe kita jadi melecehkan suatu tempat karna gaya berbusana kita yang tidak tepat. Ini benar loh,  dari banyak sahabat yang bertanya kepada saya mengenai tips backpacking atau pun solo travelling saya selalu menyarankan agar mereka berpakaian sopan sehingga tidak mengundang orang lain berbuat jahat. Ini adalah salah satu cara kita yang paling pertama dalam menjaga diri kita dari perbuatan jahat orang lain. kalian tentu paham yaaa maksud saya.

 

  1. Berdoa dan selalu percaya Tuhan selalu melindungi kita. 

Berdoa itu adalah kekuatan terbesar kita untuk berani. Kedua. pada Prinsipnya asal kita berbuat baik dan sopan kepada orang lain. Begitu juga orang lain akan memperlakukan kita. Percaya saja, masih banyak orang baik di luar sana yang akan membantu kita.

Itinerary 3 hari 2 malam di Surabaya

18 Jun

Haiii..haii..haii…

Kali ini saya mau berbagi tentang rencana perjalanan di Surabaya.

Ndak lama lama… hanya 3 hari 2 malam, so yang kerja masih bisa menikmati surabaya tanpa mengambil cuti.

(Psssssttt… sebenernya ini juga saya buat dalam rangka lomba menyusun itenarary pegi.pegi.com, trus saya kalah hikss… ya udah saya posting aja disini. Semoga bermanfaat. Love sharing…..)

ITINERARY 3 HARI 2 MALAM DI SURABAYA

Teman pasti kalian sering dengar donk dengan kota surabaya. Sering disebut kota pahlawan, Heroes city .Tapi percaya deh, bicara tentang kota satu ini ndak melulu tentang heritage dan kepahlawanan , semua ada di surabaya.

Nih saya akan kasih itinerary 3 hari 2 malam yang akan membuat kalian menikmati salah satu perjalanan yang mengasyikan di kota terbesar ke-2 di Indonesia ini. Ndak perlu lama lama, yang kerja kantoran juga ndak perlu cuti. Ambil di waktu weekend saja, dan enjoy suroboyo …..

Hari jumat (sore / malam)

Jam 18.00 – 19.30 Berangkat dan landing di surabaya. Welcome suroboyo……. Asumsi berangkat dari soeta.

Jam 19.30 – 20.30 Mengunjungi wisata kuliner paling kekinian di suroboyo bernama food Junction Grand Pakuwon di daerah surabaya barat. Sembari menikmati malam di surabaya.

Jam 20.30 – selesai    Beristirahat di hotel/hostel/guest house/homestay mulai 175 ribu

TIPS: 

  • Food junction terletak di daerah Margomulyo Surabaya Barat. Dapat ditempuh lewat tol dari bandara. Exit tol tandes dapat ditempuh dalam waktu 10 menit menggunakan rental mobil atau tranportasi online jauh lebih murah. Ada apa disini? Menawarkan suasana malam yang penuh dengan lampu, spot narsis berfoto yang baik, ada sepeda dayung lampu, ada pemandangan yang terhampar di sepanjang danau dan yang pasti makanan. Pesta kuliner he heee…So pasti Ngajak anak dan keluarga juga oke banget, karna ada berbagai wahana permainan seru seruan bareng keluarga.
IMG_0039

Sepeda versi mobil  . Foto: Dokumen pribadi

 

IMG_0063

 

 

Hari Sabtu, 

Menikmati Sisi lain Surabaya

Jam 06.00 – 07.00 Come on.. wake up. Bersih bersih dan sarapan. Jam segini di surabaya sudah panas banget.

Jam 07.00 – 08.30 Memulai perjalanan mengunjungi Jembatan Suramadu. Bisa mampir ke toko oleh-oleh yang tersebar di pinggir jalan setelah menuruni jembatan suramadu.

Jam 08.30 – 09.00 Perjalanan menuju Balai Pemuda tempat memulai perjalanan menggunakan Bus surabaya Shopping and culinary Track (SSCT)

Jam 09.00 – 14.00 Bus Surabaya shopping and culinary track memulai rutenya dari Balai Pemuda. Mengelilingi spot menarik yang ada di surabaya selama 5 jam.

Jam 14.00 – 15.00 Menuju Spot foto ikon kota Surabaya, berupa patung “Suro dan Boyo” di pinggir sungai kalimas (area skateboard pinggir monument kapal selam (monkasel) )

Jam 15.00- 17.30 Menuju tempat Wisata Mangrove Wonorejo, menggunakan perahu menyusuri hutan bakau. Selamat menikmati sisi lain surabaya

Jam 17.30 – 19.00 Kembali ke hotel bersih bersih badan dan bersiap untuk tour malam

Jam 19.00 – 20.00 Menuju air mancur menari di daerah Kenjeran surabaya (Wisata pantai Kota surabaya). Menyaksikan indahnya air mancur dengan latar belakang jembatan suramadu di waktu malam.

20.00 – 21.00 Menikmati keindahan air mancur sekaligus mencari kuliner di sekitaran Kenjeran

21.00               Kembali ke hotel istirahat karena besok kita memulai hari lebih pagi.

 

TIPS:

  • Hari kedua menikmati kota surabaya. Saya sangat menyarankan di hari kedua ini kita menyewa kendaraan untuk berkeliling surabaya. Sangat efektif dan efisien di sesgi biaya dan waktu.
  • Pilihlah hotel/hostel/homestay yang berada di tengah keramaian. Banyak pilihan hotel budget yang di depannya banyak jualan makanan tradisional seperti nasi pecel, nasi rawon, nasi soto Madura, nasi soto ayam lamongan, stmj (susu-telur-madu-jahe) serta kue basah a la kaki lima. Bisa kita nikmati untuk menikmati sarapan pagi a ala suroboyo.
  • Jembatan suramadu. Rasanya tidak afdol jika mengunjungi surabaya tetapi tidak menikmati jembatan yang menghubungkan kota Surabaya dan Madura ini. Untuk karcis tol Pulang-Pergi sebesar Rp 60.000 saja kita sudah sampai di pulau Madura. Eits..tentu saja kita tidak bercerita tentang kota ini. Hanya menikmati jembatan Suramadu saja. Kita nikmati angin laut selat Madura ini dengan cara bukalah kaca jendela mobil anda. Dan minta pada driver untuk mengendarai mobilnya lambat-lambat pada jalur lambat. Setelah memasuki wilayah sisi jembatan suramadu akan terbentang toko oleh oleh khas Madura. Berhenti dan anda bisa membeli beberapa buah tangan disana.

 

suramadu3

 

( sumber foto: surabaya.panduanwisata.id )

  • Bus surabaya Shopping and culinary Track (SSCT) terparkir di halaman gedung cagar budaya Balai Pemuda. Untuk mendaftar agar dapat mengikuti tour ini, sangat disarankan jauh jauh hari bisa mendaftar di Tourism Information Centre (TIC) yang terletak di gedung Balai Pemuda. Jl. Gubernur suryo no.15 Surabaya. Atau bisa juga melalui telpon 031 – 5340444. Biaya yang dikenakan hanya Rp 7.500,- kapasitas bis sebanyak 24 seat. Jadwal perjalanan tiap hari selasa, sabtu dan minggu dengan waktu pukul 09.00 – 14.00. Rute dapat berubah tiap minggu, tapi dapat dipastikan akan melewati tempat menarik dan bersejarah.

 

IMG-20160430-WA004

Bis yang terparkir di halaman gedung Balai Pemuda

IMG-20160430-WA005

Penampakan keceriaan Pak Bojo

 

  • Ekowisata Mangrove Wonorejo.

Wisata alam dengan menikmati perjalanan menggunakan perahu menyusuri sungai hutan bakau di Pantai Timur Surabaya (Pamurbaya). Menggunakan perahu dikenakan biaya sebesar Rp 25.000,- Sepanjang perjalanan jika beruntung kita akan melihat sekumpulan monyet yang bergelantungan di pohon sepanjang sungai hutan bakau, juga kita akan menikmati munculnya burung burung dan satwa lainnya. Buka hanya sabtu, minggu dan hari libur nasional pada pukul 08.00 – 16.00. Setelah perahu sampai di ujung batas menuju lautan lepas, maka perahu akan putar balik, kita bisa turun menuju pos pantau yang dilengkapi gazebo untuk menikmati lautan lepas.

 

mangrove

Hari Minggu,

Menyusuri jejak sejarah perjuangan kemerdekaan 

Jam 05.00 – 07.00       Hari minggu saatnya bangun lebih pagi untuk menikmati suasana pagi car free day di Taman Bungkul yang terletak di jalan Darmo. Cari kuliner yang kamu suka disini, dan lihat bagaiman masyarakat surabaya menikmati harii minggu bersama sanak keluarga di tempat ini.

Jam 07.00-08.00         Kembali ke hotel , bebersih diri.

Jam 08.00-08.30         Saatnya memulai perjalanan menyusuri jejak pahlawan di Kota Pahlawan.

Jam 08.30-09.00         Tempat pertama adalah mengunjungi rumah kelahiran Bapak Bangsa kita, Bung Karno di jalan Peneleh.

Jam 09.00-10.30         Mengunjungi rumah Pahlawan Nasional HOS Tjokroaminoto. Disini kita bisa memasuki sampai ke bagian dalam dan menikmati flashback mundurnya perjalanan waktu di era perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.

Jam 10.30-12.30         Tugu Pahlawan. Monumen yang dibangun untuk mengingat perjuangan arek arek suroboyo. Sekalian juga kita berkunjung ke museum 10 November yang berada di tempat yang sama.

Jam 12.30-13.30         Melewati Hotel Majapahit, dulu bernama Hotel Oranye (Yamato). Peristiwa Perobekan bendera Belanda , 19 September 1945.

Jam 13.30 – 15.00      Makam W.R. Supratman , seorang violist dan pencipta lagu Nasional Negara kita, Indonesia Raya. Pahlawan Nasional yang jasanya tidak dapat dilupakan. Di tempat ini juga ada cerita sejarah beliau tertulis di dinding.

Jam 15.00-16.00         Ke makam Bung Tomo di jalan Ngagel. Pengobar semangat arek arek suroboyo saat peristiwa 10 November 1945.

Jam 16.00-18.00         Sembari perjalanan pulang ke hotel, silahkan menuju toko oleh oleh untuk membeli buah tangan berupa makanan khas suroboyo, seperti petis, kerupuk udang, kerupuk puli dll

Jam 20.00                   Perjalanan telah usai . Saatnya kembali pulang ke asal tempat. Kembali ke rutinitas sehari hari.

 

Tips:

  • Tidak banyak yang tahu BK lahir di Surabaya. Rumah tempat kelahiran Bung Karno berada di Kampun Pandean gang VI no.40 Kelurahan Peneleh , kecamatan Genteng Surabaya. Tidak banyak yang bisa dilihat disini. Hanya melihat dari luar saja. Dan di dinding rumah terdapat plakat yang bertuliskan “rumah kelahiran BK” dengan logo pemerintah Kota Surabaya
  • Rumah HOS Tjokroaminoto beralamat di jalan peneleh VII no 29-31 Peneleh Genteng surabaya. Rumah sederhana yang sangat bersejarah ini, merupakan tempat kost Bung Karno dan juga tempat anak muda berkumpul , bertukar pikiran kelak akan menjadi orang penting di Negara ini.

10730938_10202080766615751_3193110294628563161_n

  • Makam WR Supratman berada di sebrang makan umum Rangkah. Mungkin tidak banyak yang tahu kalau beliau dimakamkan disini. Salah satu saksi sejarah perjuangan rakyat Indonesia.

 

1690097_10202076213661930_7897301734771267535_n

  • Makam Bung Tomo

10469438_10202076225542227_2462769995610273977_n

 

 

 

PENULIS:

 

eka

Sarip Tambak Oso

18 Jun

Tulisan ini saya sertakan dalam lomba menulis  cerita rakyat.

Dan saya kalah. Akhirnya saya post kan di blog saya saja.

selamat menikmati pembaca..

sumber:  google

sumber: google

 

SEBUAH CERITA RAKYAT ASAL DESA GEDANGAN SIDOARJO JAWA TIMUR

SARIP TAMBAK OSO

 

 Sarip… durung wayahe mati nak……

(terjemah: sarip belum waktunya mati nak)

 

Sariip….sariippp….

Tangio lhe..

(Terjemah: sarip..sarip… bangun nak…)

Ibu sarip berteriak menyebut nama anaknya. Seketika itu juga sarip yang berlumuran darah dan sudah mati , hidup kembali. Sarip kebingungan  melihat ibunya menangisi dirinya.

“ Ibu ada apa…kenapa kau menangis…” Sarip bertanya pada ibunya.

“Tadi kau mati sarip, terbunuh. “ ujar ibunya.

Ibunya dengan penuh kasih sayang mengusap kepala sarip. Sarip adalah seorang anak yang menghormati dan menyayangi ibunya. Begitu juga sebaliknya ibunya sangat mencintai anaknya. Jeritan suara ibu sarip memanggil nama anak kesayangannya itu mampu mengembalikan raga dan jiwa yang telah mati kembali ke jasadnya. Sarip anak yang patuh, tidak pernah melawan ibunya. Meskipun berhati keras tapi dia tidak pernah menyakiti hati ibunya. Ibunya melakukan apapun untuk menghidupi kehidupan mereka. Baginya yang  terpenting Sarip dapat cukup makan dan tidur nyenyak. Apalagi ayahnya telah lama mati sejak ia masih kecil. Kehidupan mereka yang miskin , hidup di jaman penjajahan kolonial Belanda menambah panjang penderitaan. Dimana seringkali keadilan bagi rakyat kecil sangat sulit didapatkan.

Begitulah sarip sang pendekar tambak oso, mempunyai kekuatan tidak akan mati meskipun dibunuh beribu kali. Dia akan hidup kembali. Apa karena kasih sayang ibu dan anak yang abadi ini yang membuat sarip tidak akan mati jika ibunya tidak mati. Atau bisa jadi, konon kekuatan Sarip ini berasal dari ayah Sarip.

Dikisahkan, ayahnya Sarip jago bela diri. Konon katanya, beliau masih keturunan salah seorang pejuang perang Diponegoro. Ketika Sarip masih berada didalam kandungan. Ayahnya pergi melakukan semedi. Ayahnya pamit kepada Ibunya Sarip bahwa dia akan melakukan pertapaan dalam waktu yang lama di sebuah Goa. Konon goa tersebut berada ditempat basah dan bertanah kering.

“Jaga calon anak kita bu”, Ujar ayah Sarip. Waktu berlalu. Setelah sekian lama ayah Sarip kembali. Tetapi tidak hanya bertangan kosong, ayah Sarip membawa sebongkah tanah. Sebongkah tanah  kecil berwarna merah atau lemah abang itu tidak sekedar tanah biasa tetapi mempunyai kekuatan. Selanjutnya tanah merah itu dibelah dua oleh ayah sarip, setengah diberikan pada sarip dan setengahnya lagi diberikan kepada ibu sarip untuk dimakan.

“Kau makan setengah tanah merah ini bu” Ujar ayah Sarip.

“Untuk apa ini dimakan pak?” , Tanya Ibu sarip

Kemudian ayah Sarip bercerita bahwa lemah abang ini yang akan menolong Sarip. Sarip tidak akan mati meskipun dibunuh berkali kali selama ibunya masih hidup dan selama ibunya memanggil nama Sarip maka Sarip akan bangkit kembali dari kematiannya. Dari sinilah kekuatan Sarip berasal.

Sarip jago bela diri, pemuda yang berasal dari dusun tambak oso ini terkenal dengan panggilan, Sarip Tambak Oso. Tambak Oso adalah sebuah dusun di Desa Gedangan Sidoarjo. Ada dua jagoan yang berasal dari dusun yang wilayahnya dibatasi  sungai ini. Di wilayah sungai bagian timur Wetan Kali terkenal dengan jagoannya bernama Sarip. Sedangkan di sungai bagian barat Kulon Kali dikuasai jagoan yang bernama Paidi.

Sarip sangat dicintai masyarakat sekitarnya. Dia adalah sosok pemberani yang secara terang terangan menentang pemerintah kolonial Hindia Belanda. Seseorang yang simpati , religius, suka menolong rakyat kecil dan patuh terhadap ibunya ini merupakan musuh kumpeni Belanda di masa itu. Sarip selalu menjadi target operasi polisi Belanda atau Opas.

Sarip Berwatak keras karena dia harus hidup dalam penjajahan kolonial Belanda yang selalu menindas dan mencari keuntungan dari rakyat tanpa memikirkan apakah rakyat kecil itu kesusahan atau sengsara. Dia di-cap sebagai pembangkang oleh pemerintahan saat itu. Pemuda yang sulit diatur dan tidak bisa mengikuti aturan.

Sarip adalah tokoh Robin Hood Desa Gedangan, Seperti halnya si Pitung. dia adalah pencuri ulung yang harta curiannya dibagikan kepada rakyat miskin. Anak janda miskin ini cukup membuat keresahan orang yang memiliki harta banyak, kuatir rumahnya akan diobrak abrik Sarip.

Target pencurian Sarip adalah rumah orang kaya Belanda, Saudagar kikir, para lintah darat penyengsara rakyat kecil, dan Orang yang memiliki harta banyak dari hasil menindas rakyat. Semua barang diambil Sarip, segala sesuatu yang bisa dijadikan uang akan dicuri Sarip. Kemudian uang hasil pencurian ini akan dia bagi-bagikan kepada rakyat miskin. Sarip selalu memperhatikan keadaan sekitarnya. Saat itu, begitu banyak rakyat miskin yang hidup sulit, jangankan untuk membeli barang, untuk makan saja mereka sangat kekurangan. Tenaga mereka diperas, harta mereka berupa aset tanah, lahan pertanian, kebun, semua diambil Belanda beserta kaki-tangannya yang biasanya menduduki jabatan pemerintahan di saat itu. Harta mereka diambil dengan segala tipu muslihat yang menyebabkan mereka harus memberikannya secara sukarela maupun diganti dengan harga yang sangat tidak wajar. Tetapi apa yang bisa rakyat kecil lakukan saat itu? . Tidak ada keadilan.

Sarip yang suka mencuri ini dianggap pencuri budiman oleh masyarakat kecil yang miskin. Keadaan yang serba susah dan kekurangan membuat rakyat kecil merasa mempunyai seorang pahlawan yang membantu mereka dari kesulitan mencari makan dan melindungi serta berpihak terhadap mereka. Rakyat kecil cenderung diam dengan semua tingkah laku Sarip. Rakyat cenderung melindungi setiap tindakan Sarip sehingga Sarip sangat sulit tertangkap Opas.

Selain itu Sarip juga sering dianggap opas (polisi Belanda) berbuat keonaran dengan memprovokasi masyarakat agar berani menentang Belanda untuk melawan pemerintahan dengan menentang kebijakan Belanda yang suka menyusahkan masyarakat kita. Penderitaan rakyat kecil yang miskin dan tertindas yang mana mereka diharuskan membayar sejumlah pajak. Sarip menaruh perhatian pada rakyat yang tertindas dan menderita menjadi korban pemungutan pajak oleh belanda maupun lintah darat. Bertambahlah deretan alasan perburuan Sarip menjadi target operasi Belanda.

Pada suatu hari Sarip memutuskan untuk pergi merantau dari Dusun Tambak oso. Dusun yang menjadi tempat dia selama ini hidup dan berjuang bagi rakyatnya. Desa yang terletak di  sungai bagian timur ini dia tinggalkan dengan berat hati demi mencari penghidupan yang lebih baik. Sarip pergi dengan meninggalkan ibu yang sangat dikasihi. Dia berjanji pada ibunya akan kembali dan selalu menjadi orang baik pembela kebenaran dan keadilan dimanapun dia berada. Ibunya mengikhlaskan kepergian anak kesayangan untuk mencari rezeki di tempat lain. Ibunya berfikir mungkin ini jalan terbaik untuk Sarip. Karena jujur, ibunya sering merasa was-was dan kuatir dengan keselamatan Sarip. Meskipun Sarip tidak akan pernah mati. Kehidupan keluarga Sarip yang miskin membuatnya tidak punya banyak pilihan.

Setahun berjalan, Sarip belum kembali ke Dusun Tambak Oso. Ibunya yang miskin memutuskan untuk menitipkan tambak warisannya kepada Ridwan yang tak lain adalah pamannya Sarip. Perjanjian dibuat bahwa yang akan mengelola tambak adalah Ridwan sekaligus membayar pajak bagi tambak tersebut. Ibunya Sarip mendapat bagian sekedarnya dari hasil tambak yang dikelola  oleh Ridwan. Namun di sepanjang perjalanan waktu, pamannya Sarip yang licik mengingkari perjanjian tersebut. Ibunya tidak mendapat bagian apapun ditambah lagi dibebankan pembayaran pajak. Ini berlangsung selama beberapa tahun.

            Ketika pada akhirnya Lurah Gedangan diperintahkan asisten wedana (Kalau di jaman sekarang jabatan ini berada di bawahnya camat) untuk menarik pajak tambak milik ayahnya Sarip.

“Sudah berapa tahun ini pajak tambak ayah si Sarip tidak dipungut, coba kau kesana ”, perintah asisten Wedana.

“Tapi tuan, itu wilayah tambak Oso bukan termasuk wilayah saya”. Dijawab lurah Gedangan dengan suara patah-patah karena memikirkan akan segala resiko yang harus dihadapi  berhadapan dengan Sarip. Karena Jika sampai ibunya Sarip tidak punya uang untuk membayar pajak, pasti dia akan dihukum pihak pemerintahan kumpeni Belanda. Dan jika sampai ia harus menyiksa Ibunya Sarip. Bisa jadi ibunya tersebut akan berteriak memanggil nama anaknya tersebut. Wah, tambah celaka dia. Bisa – bisa ia dibunuh Sarip.

Seharusnya, bisa saja Lurah Tambak Oso yang disuruh untuk memungut pajak. Toh, sebenarnya itu kan wilayah kekuasaannya dia. Tetapi asisten Wedana mengetahui bahwa Lurah Gedangan ini tipe penjilat dan gila kekuasaan merupakan antek-antek abadi Kumpeni Belanda. Apapun akan dilakukan untuk menyenangkan sang pimpinan tak peduli apakah itu akan menyiksa atau menyengsengsarakan bangsanya sendiri. Sangat jauh berbeda dengan Lurah Tambak Oso. Beliau mengetahui bagaimana rekam jejak Sarip dan keluarganya. Tidak pernah mempermasalahkan Sarip karena Sarip selalu membela masyarakatnya.

Asisten Wedana yang mengetahui kondisi ini pintar memanfaatkan situasi. Lurah Gedangan dipaksa untuk melakukan tugas yang sebenarnya sangat berbahaya karena berhubungan dengan jago silat Tambak Oso. Berangkatlah Lurah Gedangan ke rumah Sarip. Seperti yang telah diduga, Ibunya Sarip yang miskin tidak mempunyai uang. Hasil keuntungan tambak sepeser pun tidak diberikan Ridwan. Bahkan ketika ibu Sarip meminjam uang untuk membayar pajak tambak tidak digubris oleh Ridwan yang jahat dan tamak harta.

“Kau harus membayar pajak tambak”, Lurah Gedangan berteriak pada ibu Sarip.

“Tapi saya tidak memiliki uang” isak tangis Ibu Sarip sambil memegang pipi karena telah dipukul oleh orang suruhan Lurah Gedangan.  Dengan keras hati, Lurah Gedangan meyiksa fisik ibu Sarip. Maka babak belur lah kondisi Ibu Sarip.

Ibu Sarip berteriak dan menangis memanggil nama anak kesayangannya itu. “Sariipppp….Sariipppp……”

Sarip yang mengetahui kondisi ibu yang sangat disayangi seperti itu, sangat marah. Dengan amarah yang memuncak Sarip mengamuk mendatangi lurah Gedangan.

“Pak Lurahhh ….” Dengan penuh amarah Sarip berteriak dan menghunuskan sebilah pisau belati ke tubuh Lurah. Bersimbah darah Lurah Gedangan jatuh tersungkur dan mati.

Mengetahui bahwa bawahannya mati karena dibunuh Sarip maka pihak kumpeni Belanda mengejar-ngejar Sarip. Sarip pun menjadi buronan opas tersebut. Disebutlah Mualim kakak Sarip yang tinggal serumah bersama ibu dan dirinya. Mualim tidak mengijinkan Sarip untuk tinggal di rumah semenjak menjadi buronan karena kuatir akan diinterograsi pihak kumpeni  Belanda. Mualim tidak mau mengambil resiko dengan menyembunyikan Sarip dirumahnya. Maka Sarip pun hidup berpindah pindah di tempat persembunyiannya. Sarip kembali menjadi pencuri budiman yang membagi bagikan harta curian orang kaya antek-antek Belanda ke rakyat miskin. Pihak Belanda pun semakin panas dan marah dengan tingkah Sarip. Kumpeni Belanda mencari cara bagaimana agar dapat menangkap dan membunuh Sarip. Sayembara pun diadakan bagi pendekar yang bisa menangkap Sarip dengan hadiah yang tidak sedikit. Belanda mencari jago bela diri terbaik yang dapat melawan Sarip. Jagoan-jagoan bela diri mencoba untuk menantang Sarip berkelahi tetapi hasilnya nihil. Sarip belum bisa terkalahkan. Sementara, para pejabat Belanda dan para pendukungnya yang duduk di pemerintahan semakin resah karena belum berhasil menangkap Sarip.

Di satu bagian, Ridwan, paman Sarip yang licik mengetahui bahwa Sarip sudah tidak tinggal di rumah bersama ibunya lagi. Sarip tidak selalu ada di dusun tempatnya tinggal itu karena menjadi buronan. Maka dia pun diam-diam mengadakan perjanjian rahasia dengan salah seorang pejabat kumpeni Belanda. Yang mana perjanjian itu berbunyi, kewajiban ibu Sarip untuk membayar pajak tambak miliknya. Karena tambak tersebut milik ayah Sarip dan Ridwan hanya mengelolanya saja. Tentu saja ibu Sarip yang harus menanggung rugi. Tidak mendapat hasil bagian keuntungan tambak dan disuruh membayar pajak. Ridwan ingin melepas tanggung jawab membayar pajak. Ibu sarip sungguh kesusahan karena dia tidak mempunyai uang untuk membayar pajak. Sarip yang mengetahui hal ini sangat marah. Maka Sarip pergi mendatangi rumah pamannya. Ia juga ingin meminta bagian hasil kelola tambak yang tidak pernah diberikan pamannya itu.

“Mengapa kau berbuat licik seperti itu wahai paman Ridwan”, Sarip bertanya kepada pamannya.

“Dan teganya kau bekerjasama dengan kumpeni Belanda untuk menyengsarakan keluarga mu sendiri demi kepentingan mu”

Pamannya yang ketakutan hanya diam saja sambil memikirkan cara bagaimana melawan Sarip.  “Aku hanya melakukan apa yang seharusnya terjadi, bukankah tambak itu milik ayah mu” ujar Ridwan.

“Tetapi kau lah yang mengelolanya, dan dengan liciknya kau bohongi ibu ku, tak sepeser pun kau berikan pada ibu” dengan penuh amarah Sarip berteriak sambil memegang pisau ditangannya. “Aku mau meminta bagian keuntungan tambak untuk ibu ku” Sarip berucap dengan kasar. Sarip meminta hak yang seharusnya diterima oleh ibunya.  Kemudian Sarip pergi meninggalkan rumah pamannya.

Sepeninggal Sarip dari rumahnya, Ridwan berfikir bagaimana caranya agar Sarip tidak mengusik hidupnya lagi.  Dia langsung meminta bantuan para kumpeni Belanda bersama antek-antek Belanda yang menguasai Dusun Tambak Oso untuk mencari perlindungan. Ridwan sangat mengetahui bagaimana geramnya pemerintahan kolonial Belanda terhadap perbuatan Sarip. Kemudian dia pun berfikir harus mencari jagoan yang kekuatannya sama seperti Sarip. Teringatlah dia akan Paidi.

Paidi jagoan kulon kali yang memiliki senjata andalan berupa senjata Jagang baceman mempunyai keahlihan berduel yang bisa setara dengan Sarip. Paidi juga adalah kusir dokar yang bekerja untuknya. Paidi sebenarnya tidak mempunyai masalah apapun dengan Sarip. Toh, mereka sudah menguasai wilayah kekuasaan masing-masing. Sarip di Wetan Kali dan Paidi di Kulon Kali. Mereka juga tidak pernah terlibat perkelahian untuk merebutkan kekuasaan. Tetapi Paidi adalah anak buah Ridwan yang tak lain paman Sarip. Ridwan mengetahui bahwa Paidi menyukai anak gadisnya yang bernama Saropah. Apapun akan dilakukan Paidi. Ditambah lagi Ridwan telah mempekerjakan Paidi sebagai pengawal anak gadisnya sekaligus menjadi kusir dokar miliknya.

Memanfaatkan situasi yang ada Ridwan yang licik meminta bantuan Paidi. Dia memutar otaknya bagaimana agar kedua jagoan ini dapat bertarung dan berduel dengan memanas-manasi hati Paidi.

Suatu ketika Saropah, diminta untuk menagih hutang orang tuanya di dusun. Ketika dalam perjalanan pulang tidak sengaja Saropah bertemu dengan Sarip. Mengetahui ada anak pamannya, Sarip hendak meminjam uang kepada Saropah. Sarip mengetahui bahwa Saropah baru selesai menagih uang pada rakyat. Tetapi Saropah tidak mengijinkan. Sarip naik darah, Sarip yang pemarah menjadi berang dan dia meminta arloji yang sedang digunakan Saropah. Terjadilah adu mulut antara keduanya.

Disaat terjadi pertengkaran diantara keduanya, muncullah Paidi yang hendak menjemput saropah. Oleh Ridwan memang Paidi ditugaskan untuk menjemput Saropah dan menjaganya dari ancaman orang-orang yang hendak berniat jahat terhadap anak perempuannya.

Panas lah hati paidi, “Apa yang kau lakukan Sarip”

“Aku hanya meminta hak ku”, ujar Sarip balas berteriak. Tidak terima bahwa dia dibentak Paidi yang menurut Sarip tidak ada hubungannya dengan dirinya dan Saropah. Tetapi Sarip tidak mengetahui bahwa Paidi yang sangat menyukai Anak gadis pamannya ini rela bekerja apa saja untuk Ridwan.

Setelah aksi pertengkaran mulut kian panas mereka melanjutkan berduel menggunakan senjata masing-masing. Kekuatan keduanya seimbang karena mereka memang jagoan di daerahnya masing-masing. Tetapi sayang senjata Sarip hanya sebuah pisau belati kalah melawan Senjata Jagang Baceman milik Paidi. Sarip pun terbunuh. Jasadnya dibuang ke sungai sedati. Paidi merasa puas dan menang. Sekarang dialah jagoan di dua wilayah wetan dan kulon Kali. Ridwan yang mengetahui kabar tersebut sangat gembira.

Sementara itu jasad Sarip yang dibuang ke sungai mengambang dan mengeluarkan banyak darah membuat sungai berwarna merah. Saat itu, Ibu Sarip sedang mencuci baju di sungai. Kaget dengan warna merah darah. Perasaannya pun menjadi tidak enak. Teringat dia akan anak kesayangannya Sarip. Dia pun mengikuti aliran sumber warna merah darah tersebut. Didapatlah jasad anak kesayangannya mengambang. Kemudian, dia pun berteriak sambil menangis.

“Sariippp… tangio lhe…. Durung wayahe mati….”

(terjemah:  Sarip bangun nak, belum waktunya mati)

Seketika itu juga sarip yang telah mati bangkit dari kematiannya. Dengan wajah kebingungan dia bertanya pada ibunya apa yang terjadi. Dan ibunya menceritakan kejadiannya yang dilihatnya. Begitulah garis nasib Sarip. Selama ibunya masih hidup dia tidak akan pernah mati jika ibunya meneriakkan dan memanggil namanya. Oleh ibunya Sarip disuruh menangkan diri dan pergi menjauh dari dusunnya.

Di rumah, Ridwan dan Paidi merasa terkejut karena mengetahui ternyata Sarip yang telah mati hidup kembali. Ridwan mencari informasi dan didapatlah dari Mualim -kakak Sarip- sebuah rahasia bahwa Sarip tidak akan pernah mati selama ibunya masih hidup.

Sarip yang masih mendendam akibat perbuatan Paidi terhadapnya, mencari dan menantang Paidi kembali berkelahi. Akhirnya pertarungan kali ini dimenangkan oleh Sarip. Terbunuh lah Paidi oleh pisau belati milik Sarip.

Ridwan makin merasa kuatir karena jagoan yang ia miliki dan ia percayai akan mampu menjadi lawan seimbang Sarip telah tewas terbunuh di tangan Sarip. Di satu sisi, pihak perangkat desa dan kumpeni Belanda makin gencar mencari Sarip yang sudah menjadi buron karena telah membunuh Lurah Gedangan dan Paidi.  Akhirnya Ridwan yang licik bekerjasama dengan pemerintah Kolonial Belanda, memberitahu kelemahan Sarip adalah ibunya. Selama ibunya masih hidup maka Sarip tidak akan pernah dapat mati. Belanda sangat senang mengetahui kelemahan ini, akhirnya ia akan dapat membunuh seorang pemberontak dan penghasut rakyat kecil yang suka melawan pemerintahannya.

Disusun lah sebuah skenario, bagaimana cara agar dapat menangkap Sarip. Opas atau polisi Belanda menangkap ibu Sarip dan dibawa ke rumah Ridwan. Kemudian ibunya Sarip dibunuh terlebih dahulu. Seketika itu juga Sarip yang mengetahui bahwa ibunya telah dibawa ke rumah pamannya secara paksa. Menjadi berang dan marah. Sarip pergi ke rumah pamannya, dan ketika itu juga pihak kumpeni Belanda langsung menembakkan peluru dari pistol ketubuh Sarip. Sarip tidak dapat melakukan perlawanan apapun.

Pendekar Tambak Oso sang pembela rakyat kecil itu jatuh tersungkur mati. Tidak akan ada lagi yang bisa membangkitkan dirinya dari kematian. Tidak ada lagi suara jeritan kasih sayang sang ibunda yang dapat membuat dirinya hidup kembali. Sarip segera menyusul ibunya meninggalkan dunia yang mencari keadilan saat itu sangat sulit untuk didapatkan.

Konon akhirnya jasad Sarip dibuang ke sumur dan ditutup dengan batu serta tanah.

Cerita Sarip Tambak Oso ini sering dipentaskan di seni Ludruk Jawa Timur di panggung Surabaya maupun Sidoarjo. Sejak jaman dahulu, cerita Sarip Tambak Oso ini menjadi salah satu penyemangat perjuangan melawan penjajah Belanda. Simbol perlawanan rakyat miskin untuk membela rakyat dan negaranya.

Bagi masyarakat Surabaya dan Sidoarjo khususnya, Sarip adalah sosok pemberani, patuh terhadap ibunya, religius, dan pembela kepentingan rakyat kecil. Menjadi contoh karakter baik masyarakat tempat cerita ini tumbuh dan berkembang dari mulut ke mulut di Dusun Tambak Oso yang terletak di Desa Gedangan.

Keberanian dan kebaikan Sarip akan terus menjadi legenda, sifat baiknya akan terus menjadi contoh. Bahwa masih banyak orang baik yang mau mengorbankan dirinya demi kepentingan orang banyak.

  • Tamat –

Penulis:

Dian Ika riani

 

 

Taman Air Mancur Sri Baduga Purwakarta

7 Mar

Taman Air Mancur Sri Baduga terletak di Kota Purwakarta, Jawa Barat.

Untuk menuju Taman air mancur Sri Baduga Purwakarta, jika kita berjalan dari Jakarta menuju bandung melalui tol hanya menempuh jarak kurang lebih 2 jam an. Dan jika kita dari Bandung hanya 50 km dan sekitar sejam an saja.

Tidak jauh dari Kota besar Jakarta dan Bandung yaaa🙂

Dan saya yakin belum banyak yang mengetahui keberadaan taman air mancur ini. Tentu saja, sayang jika anda tidak sekali waktu mengunjungi karya hebat anak bangsa menciptakan air mancur yang indah ini.

s1

Tidak sulit, tempat ini terletak di tengah kota Purwakarta. Mudah menemukannya. Launching airmancur menari ini baru saja dilakukan Januari 2016 dan selalu saja mendapat respon positif dan meriah.

Seperti saya yang saat itu mendapat kesempatan mengunjungi tempat ini. Saya terlambat dari jakarta pukul 17.30 , dan driver memacu mobil dengan kecepatan yang lumayan cepat (ini jangan ditiru ya) padahal saat itu hujan. akhirnya kami sampai di purwakarta jam delapan malam kurang. Dengan kondisi memakai payung ikut berdesakan antri, toh tidak juga menyurutkan keinginan masyarakat untuk menyaksikan permainan air mancur menari ini.

Hujan sudah tidak main main, tetapi antusias juga tidak berkurang, dan ya bisa di tebak. Antrian pintu sebelah sini ditutup kami disuruh pindah ke pintu satunya. Maap saya ndak hafal arah angin, pokoknya dipindah ke sisi lain. Hikss.. padahal permainan musik tradisional instrumen sudah mengalun dengan indahnya dan audio yang sangat menggelegar. Mungkin sudah sekitar jam delapan malam dan video yang berada di atas icon patung di tengah kolam sudah muncul. Patung yang berbentuk Prabu Kian Santang dan seperti yang kita ketahui Sri Baduga adalah nama lain dari Prabu Siliwangi ayahanda dari Kian Santang.

Mengenai patung dan sejarah danau situ buleud dan sisi lainnya saya tuliskan disini yaaaaa…… Sisi Lain Pesona Taman Air Mancur Sri Baduga Purwakarta wajib di klik dan dibaca biar ndak penasaran he he he h….

Pertunjukan dengan audio visual yang sangat menarik. air mancur yang dibuat menari diciptakan dengan spektakuler dengan permainan warna warni.  Video mapping yang sangat menarik. Pertunjukan selama kurang lebih 20-30 menit menjadi tidak terasa.

Benar-benar bagus, duhhh musiknyaaa bikin merinding denagan lagu tradisional daerah Sunda yang aransemennya duuhhhh.. bener bener uapiikkk deh….

Kita harus bangga dengan keberadaan taman air mancur ini. Dan ternyata ini di klaim sebagai satu satunya yang terbesar di Asi Tenggara lohhh..

Tuhh kannn rugii atuuh kalau ga mampir kesini.

s2

Air mancur ini hanya ditampilkan sekali dalam seminggu. Hanya hari sabtu malam saja. Jadi jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan kemegahan liukan air mancur menari.

s3

Tentu saja , masyarakat sekitar Purwakarta menjadi hidup. Perekonomiannya pun menjadi terangkat dengan banyaknya wisatawan yagn datang. Dan Kota Purwakarta yang sebelumnya telah memiliki Situ Buleud (Danau kolam air yang menjadi salah satu icon kota ) benar-benar bagus mengemas sajian entertain yang dapat menarik wisatawan untuk berkunjung ke kotanya.

Selamat masyarakat Purwakarat kalian emang istimewaaaaaa…

#PURWAKARTAISTIMEWA

Berkunjung ke Lapas Sukamiskin ,Berkunjung ke -ex kamar Bung Karno

7 Mar
Jpeg

Lapas sukamiskin tampak dari pagar depan

Apakah teman teman pernah mendengar tentang Lapas Pariwisata? Tau kan apa itu Lapas. Lembaga Pemasyarakatan, tempat menahan orang yang bersalah melanggar hukum. Nah kalo yang ini Lapas wisata. Apalagi tuh? yukkk simak tulisan berikut ini.

Setelah diresmikan oleh Mentri hukum dan Ham Republik Indonesia pada 22 Juni 2010. Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) kelas 1 sukamiskin Bandung dijadikan Lapas wisata. Sebagai tempat wisata artinya kita bisa mengunjunginya sebagai warga umum untuk dapat melihat ke dalam Lapas.

Sebelum mengunjungi Lapas ini, sebaiknya kita mengetahui dulu prosedur yang telah ditetapkan Lapas Sukamiskin, bisa di lihat disini yaaaa alur kunjungan wisata . Setelah semua syarat dipenuhi, baru kita bisa berkunjung ke tempat ini. nanti akan dibantu Bapak sipir yang baik untuk berkeliling mengantarkan kita.

Ehhh…tapinya kalau hanya untuk menjenguk penghuni lapas gak usah bikin surat dan proposal kok. he he he… Hanya kita melapor ke bagian pendaftaran, menyerahkan KTP, screening barang bawaan, tidak boleh bawa hp, camera, dan yang bisa digunakan untuk foto. Setelah melewati semua prosedur tinggal yang laki laki di stempel merah tangannya dan meninggalkan KTP di pos dalam.

Bisa juga nih baca disini tulisan lain saya tentang lapas sukamiskin Menengok sejenak Lapas Sukamiskin .

Tempat ini penuh nilai sejarah, karena emang bangunan ini peninggalan Belanda. Kalau dilihat dari atas, tengahnya seperti bentuk kicir angin, salah satu simbol negara Belanda ya. Terdiri dari 4 blok yang sama panjang. Mengikuti 4 arah mata angin Utara-selatan-Timur- Barat. kalau keseluruhan bangunan dari atas keliatan seperti trapesium. Loh kok trapesium , iya ada satu sisi yang seperti penghubung gitu di atas-bawahnya jadi segi 6.

Sejak jaman dahulu sudah digunakan untuk tahanan intelektual musuh Belanda. Saat ini juga digunakan sebagai tahanan Tipikor tau kann apa itu kepanjangannya… Kasus Pidana Tindak Korupsi. Menurut salah satu petugas yang mendampingi kami ketika berkeliling, sebelum kita menggunakan tempat ini sebagai Lapas Tipikor, tempat ini digunakan sebagai tempat tahanan kasus pembunuhan. Dan ya bisa ditebak, sering banget disini ada adegan perkelahihan kayak yang di tipi tipi ituuu hi hi hi hi….

Disini juga banyak kucing nyaaaa…. saya sempat menggendong kucing kampung yang mempunyai bulu bagus,jinak banget,  ini sih karena makanan nya. Salah satu penghuni lapas ada yang memelihara dan memberikan makanan yang baik. Sehingga mereka tumbuh sehat gemuk… salam meong…… *Dimanapun Gak lepas dari peluk peluk kucing*

Okeee lanjut lagi….

Di halaman dalam Lapas sebelum masuk bangunan kincir angin, dibangun taman yang nyaman disekelilingnya ada saung. bisa untuk duduk duduk. nyamann…

Saya mulai memasuki bangunan tempat kamar kamar tahanan berada. Ruangan kecil-kecil berada di blok barat timur utara selatan. di tiap pintu ada nama penghuni sel dan masa tahanan.

Kami langsung menuju ke tempat kamar sang proklamator pernah menghuni hampir setahun kurang beberapa hari. menaiki tangga besi, menuju ke atas.

Kamar tahanan no 233 itu terletak di blok timur lantai 2  . Pada masa hindia belanda disebut blok politieke gevangenen. Sekarang bernomor TA. 01 atau singkatan dari timur atas no 01. Sel tahanan ini berukuran 3,2 x 2,5 meter.

Petugas membuka pintu kamar TA 01. Kuncinya masi menggunakan peninggalan Belanda. Sangat unik, bentuk nya seperti huruf T. Tetapi sekarang kunci pintu ini sudah tidak digunakan lagi untuk kamar kamar yang lain. Hanya untuk kamar bekas Bung Karno kunci model seperti ini masi dipertahankan. Kalau untuk kamar yang lain menggunakan gembok di depan pintu masing masing.

Kamar bung Karno masih dipertahankan bentuknya seperti aslinya. Tidak pernah digunakan untuk tahanan lain.

Pintu telah terbuka, aroma lembab langsung menyeruak , padahal kamar ini mempunyai jendela terdapat dua buah jendela. Oiya, yang khusus di kamar ini mempunyai dua pintu. Padahal untuk ukuran segitu dua pintu  mubazir ya. Saya sempat bertanya tanya, untuk apa ya pintu ini. Sampe sekarang masih bertanya tanya terus nih he he he he… *KEPO*

Tetapi memang kondisi kamar ini sangat lembab, karena itu dahulu Bung Karno kerap sering berlama lama di bawah terik matahari untuk bekerja sehingga kulitnya sampai menghitam, untuk dapat banyak terkena sinar matahari karena ruangan sel tempatnya tinggal sangat lembab.

Memasuki kamar ini sungguh bulu kuduk saya mendadak semriwing. Kaki terasa berat banget untuk melangkah. Tidak tahu mengapa. Padahal itu disaat siang bolong. Saya masuk, dan langsung bahu saya seperti ditekan ke bawah, kepala saya juga ikutan berattttt. Aduhh.. hikss.. dalam hati saya sudah permisi, dan mengucapkan salam.

Secepatnya saya langsung berkeliling dan merekam apa saja yang bisa saya tuliskan nanti. Karena saya gak kuat menahan “berat” tanda kutip itu. Kemudian saya keluar kamar dan melihat ke dalam dari depan pintu saja.

Baiklah ini hasil pandangan mata saya , didalam ruangan kamar Bung Karno.

Disana terdapat Kursi kayu bulat, Kursi kayu yang ada punggungnya dengan model rotan, meja kayu, lemari kayu, sebuah wastafel berwarna putih. ada sebuah kasur berwarna putih dan di bawah tempat tidur lipat ituterdapat kloset duduk. Di dalamnya juga di taruh Bendera. Burung Garuda kedua benda terakhir ini mungkin yang menaruh pihak lapas ya. Terdapat juga dua buah foto Bung Karno di gantung di dinding. Buku buku karya Bung Karno diletakan di rak buku di dalam kamar.Yang menarik diatas meja masih disertakan  piring alumunium yang digunakan bung Karno untuk antri mengambil jatah makanan nya.

Bagaimana dahulu Bung Karno Bisa berada di dalam penjara sukamiskin ini?

Di masa itu , masa penjajahan Belanda. Belanda merasa takut dengan perjuangan Bung Karno dan itu merupakan ancaman bagi Belanda . Karena itu dengan berbagai cara Belanda berusaha untuk mencari cari kesalahan Bung Karno agar dapat dijebloskan ke penjara dan tidak bisa menggalang persatuan dengan bangsa Indonesia untuk menuju perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Belanda menjebloskan Bung Karno dan dituduh serta dihukum melanggar terhadap undang undang hukum pidana pasal haatzaai artikelen. Pasal ini sebenarnya merupakan delik penyebaran rasa kebencian. Pasal yang sering digunakan terhadap musuh politiknya.

Selama di dalam penjara perjuangan Bung Karno tidak berhenti sampai disitu saja. Beliau tetap menulis, membaca dan berkomunikasi dengan dunia luar melalui simbol simbol. Karena Belanda sangat ketat menjaga bung Karno agar tidak dapat berkomunikasi dan mendapat informasi apapun dari luar. Karena itu Istrinya , Ibu Inggit yang mempunyai jatah 2 kali seminggu dapat mengunjungi Bung Karno kerap sekali membawa berita dari luar melalui  simbol dari makanan yang dibawanya. Salah satunya memberi tanda tusukan pada kulit telur asin, buku buku yang dibawa. Catatan pada tafsir al Quran yang dibawa diberi tusukan seperti huruf braille dan Bung Karno harus membuka halaman persis saat Ibu Inggit mengirimkan tafsir tersebut. Dari situlah Bung Karno tetap mendapat informasi dari luar penjara sukamiskin.

Bung Karno mendekam di dalam penjara sukamiskin selama 9 des 1930 sampai 31 des 1931, satu tahun kurang 13 hari. Disinilah Soekarno menuliskan pleidoi yang terkenal itu, Indonesia Menggugat. Menjadi sebuah buku pembelaan  yang sangat terkenal sepanjang masa.

Akhirnya perjalanan saya mengunjungi Lapas wisata untuk melihat kamar Bung Karno dimasa perjuangan berakhir. Tak lupa saya mengucapkan salam serta membaca Al Fatiah untuk almarhum Bapak Bangsa Soekarno.

Tujuan saya mengetahui sejarah Bangsa di Lapas sukamiskin berakhir, wisata edukasi mengenai Lapas pun berakhir.

Silahkan teman-teman kunjungi, dari tempat ini kita dapat belajar banyak ^-^

**************************

Catatan:

Tidak ada penyertaan foto yang menggambarkan dalam Lapas karena tidak diijinkan membawa camera. saya hanya foto foto di  luar Lapas sukamiskin saja.

Jpeg

Tulisan board Lapas Sukamiskin di pagar paling luar, kerennn yaaaaaa

 

Sisi Lain Pesona Keberadaan Taman Air Mancur Sri Baduga Purwakarta

1 Mar

sri baduga

12718242_10204584318202976_1904428445716235125_n

Maap gambarnya gelap. dan gak bisa maksimal menampilkan keindahan air mancurnya

 

 

Hanya bisa terdiam dan terharu. Saya tidak berlebihan. Karena ini lebih bagus dari pertunjukan di Singapore. Dan ini kita yang punya, INDONESIA. Ini di klaim sebagai yang terbesar di Asia tenggara.

Suara musik mengalun dengan indahnya. Didukung audio yang bagus. Baik lah menurut saya. Aransemen musiknya bagus… Lagu tradisional Sunda dengan aransemen musik yang indah. Duhh makin merinding saya. Bangga saya menjadi bagian dari anak bangsa yang bisa menciptakan karya hebat begini. Meskipun bukan saya yang bikin he he he he…..

Saya merasa beruntung bisa menikmati pertunjukan air mancur menari ini pada 27 februari 2016.  Pertunjukan yang hanya berlangsung seminggu sekali, setiap hari sabtu malam saja. Pukul 19.30 sekitar 20 menitan. Hujan yang turun gak menyurutkan antusias masyarakat menyaksikan pertunjukan ini. sekeliling danau penuh dengan lautan manusia yang berdesakan.

Taman air mancur  Sri Baduga Terletak di tengah pusat kota Purwakarta. Terletak di sebuah danau alami yang memang sedari dulu sudah ada bernama Situ buleud karena emang berbentuk bulat.

Dan sekali lagi saya amat beruntung kemarin secara tidak sengaja bertemu dengan orang asli purwakarta. Dari beliau saya mencoba bertanya tanya tentang keberadaan danau dan tempat ini. Jujur memang awalnya saya sama sekali tidak mempunyai informasi apapun tentang keberadaan kota purwakarta ini bersama pertunjukan air mancur yang sangat kekinian tersebut. Saya malah tidak tahu kalau kota ini dapat ditempuh hanya dalam waktu sejam saja dari kota Bandung. Saya tahunya Purwokerto yang dekat dengan kota cilacap. Dan saya memang beberapa kali pernah ke purwokerto karena saya mempunyai tante yang tinggal di cilacap. Berbeda huruf di O dan A, Purwokerto dan Purwakarta. Satunya Jawa Tengah dan satunya terletak di Jawa Barat. Dan parahnya lagi beberapa kali ke Bandung tetapi tidak ada rencana apapun untuk ke Purwakarta. Nah, berarti pak Bupati Purwakarta sukses menarik wisatawan unutk berkunjung ke kotanya sekaligus bisa meningkatkan perekonomian masyarakatnya. T-O-P B-G-T untuk pemerintahannya.

 

Dari hasil obrolan dengan bapak Dadan yang asli Purwakarta. Beliau bercerita bahwa dulu ya situ buleud ini terbentuk dari air alami dan merupakan pertemuan dari aliran sungai. Saya sampai bertanya,

“masa’ ada alirannya pak?, kok gak keliatan ya” .

Tapi memang posisi saya ketika sampai ke tempat ini sudah malam, gelap dan hujan. Dan pastilah gak akan bisa mengamati dengan seksama jika dalam kondisi seperti itu.  Dan memang niatnya ke Purwakarta hanya mau melihat pertunjukan air mancur saja. Makanya malam sampai disini dalam perjalanan dari Jakarta menuju Bandung. Disesuaikan waktunya untuk bisa melihat keindahan petunjukan ini sebelum melanjutkan perjalanan ke Bandung.

Pak Dadan bercerita,

“Dulu tempat ini dikeliling hutan. Pepohonan besar. Situ Buleud ini dipakai masyarakat sebagi tempat mandi badak.

“Hah badak?”

“Kok bukan sapi atau kerbau ya?” celetuk saya.

Iya bener hewan yang bernama badak. lokasinya jangan dibayangkan seperti ini. Benar benar hutan besar.

Ternyata yang lebih amazing lagi, tak jauh dari Situ buleud sekitar 5 km ada aliran sungai, yang dulu itu sungai besar. Tempat bersembunyinya bajak kaut dari Sumatera Selatan. Wuiihhhh… Temuan yang wow. Kok bisa ya? Kan sumatera sama purwakarta jauh ya? Tapi yah begitulah cerita jaman dahulunya. Ini beneran saya dapatkan semua infonya dari orang asli Purwakarta. Dan Pak dadan bukan sembarangan orang ketika bercerita ini kepada saya.

Karena keindahan danau ini di depannya di bangunlah keresidenan waktu jaman Belanda. Dan sampai sekarang kita masih bisa melihat bangunan indah itu.

Di jaman sekarang di tengah danau dibangun sebuah patung dan dikelilingi hewan seperti harimau. Karna malam saya tidak begitu kelihatan. Iya benar itu harimau. Yang seolah olah menjaga tempat ini. Harimau yang selalu identik dengan tokoh Prabu Siliwangi dan ndak bisa dilepaskan dari cerita tanah Pasundan.

Saya pun menjadi semakin Kepo donk, saya bertanya lagi dengan pak dadan.

“Pak, itu patung siapa yang di tengah danau?”

“Itu di ilustrasikan sebagai anak prabu siliwangi yang paling bungsu”

“Prabu Kian Santang”.

Beliau adalah salah satu penyebar agama islam di tanah Pasundan. Yang meminta ayahnya Prabu Siliwangi untuk memeluk agama islam. Sebelumnya, menurut cerita rakyat yang tersebar dari mulut kemulut. Beliau pernah sampai di Tanah arab dengan gaib dan bertemu dengan orang yang dimuliakan, belajar agama islam dan akhirnya memeluk agama islam. Kembali ke tanah Jawa untuk mengajak saudara dan ayahnya untuk memeluk agama islam.

Begitulah cerita dari patung yang terletak di tengah danau . Prabu Kian Santang atau Raden Sangara atau Syeh Sunan Rohmat Suci yang merupakan putra Prabu siliwangi atau Sri Baduga Maharaja.

Dan sampai sekarang Situ Buleud tetap mempesona siapa saja yang mengunjunginya.

Ayukkkk kita mengunjungi #PurwakartaIstimewa

Untuk membaca tentang Taman Air Mancur Sri Baduga lainnya bisa klik tautan ini: Taman Air Mancur Sri Baduga Purwakarta

Catatan:

Mohon maaf jika ada kesalahan penulisan dan keterbatasan informasi penulis. Penulis menulis tulisan berdasarkan dari cerita yang diceritakan penduduk asli Purwakarta.

 

 

 

 

 

 

Menengok Sejenak Lapas Sukamiskin = Lapas Pariwisata

12 Feb

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Sukamiskin Bandung

home-image2

Gambar diambil dari http://lapassukamiskin.com/

Baiklah pertanyaan pertama. Apa yang kamu bayangkan tentang sebuah penjara?

Pertanyaan kedua. Sudah pernahkah kamu mengunjungi penjara?

Jawaban pertama kurang lebih pasti begini,

“Ya gitu, ada besi hitam-hitam untuk tempat kurungan”

“Tempat penjahat dihukum”

“Serem ahhh di dalam penjara. Banyak orang jahatnya”

“Ruangan sempit beralas semen,dikurung,bajunya garis garis hitam putih kayak di tivi tivi itu”

“Ga pernah ke penjara, alhamdulillahh keluarga selamat semua. Teman selamat semua”

“Pernah ke penjara. Bakti sosial. Tapi di ruang depan aja”

Baiklah. Mungkin mayoritas jawaban dari pertanyaan pertama adalah bayangan penjara itu ada besi yang warna hitam untuk mengurung penjahat. Dan dengan sel sempit beramai ramai tidurnya, jorok dan penuh kekerasan.

Ini sih lebih karena gambaran yang sering diperlihatkan media televisi.

Untuk menjawab yang kedua pasti banyak yang menjawab, Belum pernah dan ngapain juga ke penjara.
Nah, kali ini saya mendapat kesempatan berkunjung ke Bandung dan mengunjungi Lapas Sukamiskin. Kebetulan suami saya ada perlu ke tempat tersebut dan u know lah yaaaaa… saya donk, ikutan ngekor di belakangnya he he he he….
Jujur jawaban pertanyaan pertama itu bener bener yang ada di benak saya. Uuppsss…kebanyakan nonton film di televisi sih….apalagi Chanel Antv India donk. Episode Beintehaa ada peristiwa Zein dan ibu nya Surayaa.. si mertua jahatnya Aliyaa di penjara dengan kondisi yang menyeramkan penjaranya itu. Dipukulin ketika diinterogerasi polisi. Duh ini mah OOT (Out Of Topic)… kok jadi ngelantur bahas film India… eaaaaaaa….
Baiklah Saya ingin menceritakan pandangan mata saya ketika mengunjungi Lapas Sukamiskin. Tidak searching di internet loh ya. Ini bener-bener murni laporan pandangan mata.
Yukk kita mulai.
Memasuki kompleks ini sangat luas. Sampe bingung pintu masuknya yang mana. Ga kelihatan seperti penjara. Dan yang bikin saya tahu itu penjara adalah pos penjaga yang menjulang tinggi ke atas.
Bangunan Lapas sukamiskin ini dibangun pada masa kolonial Belanda tahun 1918. duh hitung deh udah berapa tahun yaaa.. jrenggg 98 tahun. Duh .. ini mah udah kakek nenek banget ya. Itu dibangunnya, tapi mulai di fungsikannya tahun 1924. Dan ternyata dari dulu emang penjara ini difungsikan sebagai tempat hukuman bagi kaum intelektual yang melakukan kejahatan politik karena bertentangan dengan Belanda (sumber http://www.lapassukamiskin.com).
Di penjara ini memiliki nilai sejarah bagi bangsa Indonesia. Karena banyak tokoh nasional yang pernah di penjara disini. Salah satunya Bapak bangsa kita Ir. soekarno . Pernah menghuni kamar no 1 blok Timur atas. Di kamar inilah presiden pertama RI tersebut menulis buku , “Indonesia Menggugat”.
Baiklah bergeser, kita memasuki kompleks  yang berbentuk menyerupai kincir angin besar ini sangat luas. Dan saya tidak mengelilingi bangunan ini. Hanaya sampai di tempat saung seperti pondokan gitu, tempat untuk bertemu tahanan Lapas saja. Memulai dengan bagian pendaftaran, kelihatan jelas kok itu papan petunjuknya. Kita menyerahkan KTP untuk dicatat dan ditanyakan mau menemui siapa. Kemudian ada kertas yang di print berdasarkan keterangan tentang diri kita serta nama dan foto penghuni Lapas yang akan kita kunjungi. Mohon maaf saya tidak mengebutkan siapa yang saya kunjungi🙂
Kemudian petugas menyerahkan keplek untuk visitor. Dan kita diharuskan menyimpan camera dan handphone di loker yang ada di ruang pendaftaran. Kita bawa sendiri kuncinya. Jangan coba coba nyembunyiin handphone deh. nanti di dalam di screning lagi. Daripada kamu bolak balik ke tempat pendaftaran untuk kembali menyimpen handphone. Untuk dompet dan tas boleh dibawa. didalam ada kantin yang bisa kita beli.
Kemudian kita berjalan ke arah gedung utama Lapas sukamiskin. Dan diperiksa lagi tas kita, di rogoh-rogoh badan kita. dan di cap stempel tinta merah di tangan kita. Baru deh kita masuk. Oiya masuk ke dalam geudng utama ini ada pintu besi dan ada lubang kecil untuk berbicara dengan bagian dalam. Kita diharuskan ketuk ketuk pintu dulu kemudian ditanya keperluannya apa. Baru kemudian dia membuka gembok pintu yang sangat tebal banget itu dan kami pun masuk kedalam kemudian langsung di gembok lagi dari dalam. Baru belok kiri menuju ruang pemeriksaan akhir.
Masuk kedalam dan wow tempatnya bagussss… Ada kantin dan kita bebas ngobrol di kantin itu. berjalan lagi ke tengah ada taman sangat asri, ada kolamnya dan ada saungnya. iya seperti joglo begitu. Dan saya sempat ngobrol dengan orang yang ada di sekitar situ bahwa Lapas ini merupakan Lapas Pariwisata. Disini juga ada peninggalan kamar Presiden Soekarno ketika dulu di penjara satu tahun dan membuat buku Indonesia Menggugat. Itu boleh loh dikunjungi, dengan prosedur yang harus kita lalui ya. Sayang saya tidak mengerti dan sebelumnya tidak browsing informasi mengenai tempat ini. Jadi saya melewatkan kesempatan itu.
Mungkin juga penjara yang merupakan peninggalan kolonial belanda ini jauh dari kesan suram karena dari dahulu emang untuk tempat tahanan politik ya. Dan sampe sekarang juga dipakai untuk tempat tahanan politik.
Dan tempat tahanannya jangan juga dibayangkan pakai sel gitu ya. ini tahanannya adalah kamar kalau tidak salah 3,5 X 2,5m dengan kamar mandi dalam, ada tempat tidurnya. so far itu nyaman donk🙂 (Tapi tetep aja yang namanya dipenjara itu gak bisa kemana mana).
Saya dan pak suami menunggu di saung dan sempat minum bandrek juga he he he he…. saungnya juga nyaman. Akhirnya teman yang ditunggu datang. Dan kami ngobrol lah🙂
Sekian cerita pandangan mata saya mengenai Lapas sukamiskin yang di nobatkan sebagai Lapas Pariwisata dan bisa dikunjungi serta jauh dari kesan penjara yang seram dan suram.

se – POHON kayu

11 Feb

12645181_10204465943363679_3157095047777506028_n

Entah kenapa kalau melihat pohon ini saya menjadi sendu.

Pertama kali melihatnya sudah jatuh cinta. Pasti dengan kesenduannya.

Di bukit kapur Jeddih, disana ia berdiri.

Menghadap langsung bukit kapur yang menyisakan guratan cantik bekas potongan-potongan balok kapur manusia. Disana ia berdiri. Dia tidak ganteng, dia cantik menurut saya.

“Saya merasa kamu mempunyai ruh perempuan”, bisik ku.

Saya langsung mengabadikannya dalam camera smartphone, sayang hanya menggunakan henpon. Padahal saat itu saya membawa camera pocket.

Kedua kalinya, lagi dan lagi saya ingin mengabadikannya, dan terulang kembali. Hanya memotret dari camera henpon.

Ahhh, menyesal. Kuperbesar berkali kali gambar pecah. Padahal aku ingin mencucinya dan menaruhnya tepat diatas meja tempat aku suka menulis.

Aku janji,jika kesini lagi.ketika saya mengunjungi dia lagi.aku akan membawa camera SLR yang lebih canggih.

Pohon ini sendiri.

Dia punya teman tapi tidak tepat berada disamping,depan,atau belakangnya langsung. Terpisah beberapa meter saja. Tidak jauh juga.

Ahhhh ntah kenapa,ketika melihat pohon ini hati ku kembali sendu. Seperti sendu hari ini. Ketika hati ini ragu. Ketika pikiran ini sangat kacau. Ketika jiwa ini diseliwerkan oleh hal-hal buruk yang mengancam. Kembali saya memandangi foto pohon ini. Iya selalu tampak cantik. Hijau. Ramping.

Mungkin jika ia bisa berkata,

Hati mu sendu karena hatimu selalu disibukkan dengan apa yang hilang dan diambil dari dirimu. Coba lihat baik-baik apa yang tetap ada didirimu, apa yang masih ada di dirimu dan berapa banyak yang telah , akan, dan masih diberikan untuk dirimu.

Begitu ya…

Betapa aku begitu pendeknya dalam berfikir dan menganalisis segala sesuatunya…

Rasa Dalam Berjalan

13 Jan
IMG-20140524-01344

Melihat sekumpulan merpati yang selalu setia dengan kebaikan setiap rezeki kehidupan

Dalam Berjalan
Bahkan dalam berjalan pun aku belajar bagaimana Allah memberikan setiap langkah kaki ku untuk bersyukur ketika aku diizinkan menginjak bagian Bumi yang Maha luas ini.
Bersyukur diberikan mata untuk belajar melihat segala keburukan di setiap keindahan yang tersaji. Belajar melihat segala kebaikan di dalam setiap bungkus hati yang murni dalam berbagi.
Bersyukur di berikan hati yang bisa melihat setiap ketulusan yang datang dari kebaikan-kebaikan yang ada.
Dalam berjalan aku diijinkan untuk mengirup dalamnya aroma kebahagiaan yang diraih dengan segala kerja keras.
Dan dalam berjalan pun aku belajar memaafkan,menerima dan penerimaan yang kadang sulit untuk aku raih.
Dalam berjalan aku diijinkan untuk melihat kesungguhan dari tiap jiwa yang bersedih. Dalam berjalan aku diijinkan untuk melihat setiap hati yang terluka dan dalam berjalan aku diijinkan melihat segala keikhlasan yang teruji.
Pun dalam berjalan pun aku belajar bahwa bahagia itu harus diraih dengan perjuangan untuk membuktikan bahwa mimpi tak hanya sekedar angan.
Pun dalam berjalan aku kan selalu mengingat , setiap lelah yang telah kubayar dengan segala kebersyukuran ini.
Dan berjalan pun telah banyak mengajari saya.
Saya ada,
Saya bernafas,
Saya hidup.
Medio
-Bumi bagian Cambodia, Mei 2014 –

Cambodia – Phnom penh – Rencana yang berantakan VS Rencana Cadangan

12 Jan
IMG-20140522-01255

selamat datang di Kingdom of Cambodia. Ketika di dalam pesawat kita diberikan kartu ini untuk diisi dan diserahkan

Setelah sedikit lari lari menggila di erpot KLIA 2 yang super luas, dan pertama kalinya saya menginjakkan kaki di airport Lcct baru ini (Sebelumnya di LCCT). Kenapa saya jadi semriwing ? yup karena pesawat saya yang dari surabaya delay, lah gak lucu donk saya ketinggalan pesawat menuju phnompenh. Dengan bekal tiket Surabaya-Kuala Lumpur Rp 100.000 dan Kuala Lumpur-Phnompenh Rp 120.000 pada bulan mei 2014. Pasti donk tiket dibeli jauh-jauh hari. Kenapa tujuan saya ke phnompenh? ya karena saya ingin menggenapkan mengunjungi negara ASEAN🙂

Selain ke Phnompenh, Saya dan Suami  akan mengunjungi Vietnam, Ho Chi Minh melalui jalur darat kemudian kembali ke Kuala Lumpur, Singapore dan Kembali ke Surabaya melalui Jakarta.

Dengan nafas  masih ngosh ngosh an perjalanan jauh dari mulai turun dari pesawat, lari-lari ke terminal kedatangan. For Your Info, ini airport guedeeekkk banget dan pada saat itu saya berfikir  saya ndak perlu keluar imigrasi Malaysia. toh saya kan akan melanjutkan penerbangan. Meskipun saya tidak membeli tiket Fly Thru. Tiket saya pisah-pisah. Dannnnn.. ternyata saya harus tok stempel masuk malaysia dulu kemudian antri  ngetok stempel pasport saya untuk keluar dari Malaysia. Oh my Gosh.…Rasanya pengen nangis dan gak yakin bisa tepat waktu melihat antrian imigrasi yang panjang.

Setelah aman keluar dari antrian masuk imigrasi seperti kesetananan saya lari-lari tanya sini tanya sana untuk menuju terminal keberangkatan pesawat saya yang akan menuju ke Phnom penh. Pfiuuhhhh…….. finally. Saya udah duduk manis di ruang boarding dan sekarang kehausan. Mau keluar kok waktunya mepet banget. Ini saja udah bersyukur sampai tepat waktu dan udah lapor ke petugas darat maskapai. Tapi saya sempet keluar nyari nyari kran minum air gratis untuk ngisi ulang botol saya. Tadi kan di Imigrasi harus dikosongin smeua botol minuman. Namanya juga bekpeker, sebisa mungkin kalo ada yang nyaman,bersih dan ndak bayar maka saya nyari air minum gratis itu. Sayangnya, saya ndak menemukan. ehh belom menemukan. Kalo airport yang lama mah saya hafal tempat tempatnya. hikksss… telan air ludah dulu deh.

Akhirnya waktu keberangkatan menuju pesawat tiba. Wuihhhhhh dannn kita harus jalan jauh lagi sebelom mencapai pesawat wassalam yaaa. Emang bener deh. Sebelum travelling itu kita harus menyiapkan stamina dan kesehatan.

Sesampai di Phonm penh hujan lebat. Duhhh.. sepertinya keluar dari rencana A. Saya sudah menyiapkan rencana A untuk transportasi dari airport menuju penginapan. Ada pilihan ojek, tuk-tuk sejenis becak dan Taxi . Yang terakhir ini rencana paling cadangan dan sebisa mungkin dihindari karna tarifnya $12. Pilihan A saya naik tuk tuk $7 karna naik ojek belom tentu ada. oiya, di kamboja ini $ amerika laku banget. yang levek yang jelek pecahan kecil ya laku laku aja. tuh kan ndak seperti di Indonesia. Lecek dikit $ pasti harganya turun. Oke balik lagi ke Plan menuju hostel yang telah saya booking jauh-jauh hari melalui situs http://www.booking.com. Oiya untuk booking hostel saya sengaja pakai ini karena tidak perlu bayar DP, bisa dibatalin dan ga perlu pakai kartu kredit/CC. secara saya ndak punya CC he he he….

Keluar airport saya mengikuti arus keluar orang-orang saja. Ya iya lah, secara saya baru pertama kali juga menginjakkan kaki disini. Dan hujan semakin lebat, seperti gak mungkin naik tuk tuk. Dannn benar saja.

Ternyata untuk menggunakan tuk tuk dan taxi keluar dari airport harus melalui loket resmi. Ya alhamdulillah sih, jadi lebih aman dan jauh dari penipuan /scam. Tapi ga bisa di tawar ya. Dan $12 itu bagi saya mahal. Saya tetap bertahan akan menunggu hujan reda dan menggunakan tuk tuk. Tapi kata bapak penjaga loket yang bisa bahasa inggris (Jangan kuatir di Phnom penh komunikasi tidak begitu sulit) tidak mungkin menggunakan tuk tuk karna hujan lebat, karna banjir dan blaa..blaa blaaa….

Akhirnya kami memilih mundur sambil saya berpikir plan B. Nah, disini nih. Jadi Bekpeker dengan segala perhitungan budget dan manejemen keuangna diuji untuk mengambil keputusan. Sapa bilang sambil berjalan kita tidak belajar. Banyak pelajaran yang bisa kita mabil asal kita bisa memahami.

Saya mulai berfikir untuk sharing cost dengan orang lain. Itu ide di otak saya yang gak mau rugi bayar taksi sebesar $12 itu. Bismillahh saya coba untuk mencari-cari yang sejalan dengan saya.Masa’ sih ga ada yang ke arah tempat stay saya di Riverside itu kan tempat tinggap yang happening banget untuk turis dan tempat tinggal yang banyak dihuni backpacker karena dekat dengan tempat wisata, tempat makan, tempat hangout de el el deh.

Saya bilang sama suami saya,” tenang  mas. Saya yang akan mencari orang yang bisa sharing dengan kita”

Kondisi kita sebenarnya sudah lelah sangat karena dari surabaya udah berangkat pagi. Lagian ini hujan juga lama redanya.Rasanya udah mau membaringkan tubuh saja di kasur dan melupakan segala over budget taxi taxi an ini. hikssss… tapiii tapiiiiiiii… kan uang sisa budget nya bisa beli sesuatu di phnompenh ha haha haa.. jadi semangat lagi deh kakakkkk ^_^

Ha ha haa. secara istrinya ini ndak mau rugi yaa. Saya mulai merapat kembali mendekati loket. Sambil mencoba menganalis peoples yang ada di sekitaran situ.

Ada satu foreign,kebetulan berkulit putih speerti orang amerika gitu . Laki-laki. Penampilannya business man menggunakan dasi gitu.  Rasanya gak mungkin ya dia nginep di kawasan backpacker gitu. he he he… tapi saya mencuri dengar percakapannya dengan bapak loket itu. Intinya si bule ini minta potongan harga untuk naik taxi. Awalnya dia juga kyak saya maunya naik tuk tuk. cuma si bapak loket itu kan ngotot tuk tuk sulit jalan karna jalanan banjir (ehh ternyata di bapak loket ga boong, beneran sepanjang jalan kita melewati genangan air yang tinggi yang bisa bikin motor tuk tuk mogok).  Setelah si bule ndak berhasil nawar. diaberdiri-berdiri dekat situ. Sepertinya dia kyak saya  lagi mikir plan B dan ndak mau rugi ongkos taxi yang mahal. ha ha haha hahhh…

Dengan ransel saya yang besar ehhh gak terlalu besar lah cuma 30 liter dan boso enggris terbata bata, saya dekati itu bapak bule foreigner. Intinya saya tanya arah dia. Kemudian kami saling menunjukan peta. Oh my… Lucky me!!!! Penginapan kita deketan. tuhh kannn tuuhhh kannn apa gue bilang he he he he…. Allah Maha Baik.

Langsung kita deal-deal an bagi 3 karna saya kan berdua dengan suami. $12 bagi 3 so, cuma $ 4/orang kan🙂 horeeeeeeeee. eh jangan seneng dulu. Karna si bapak loket tau nih modus kita yang pengen sharing cost, mana dia hafal pulak kan ya mukak awak (UPssss.. keluar bahasa batak nya). Dia ga mau kita bayar $12 minta tips tambahan karna katanya kita orang yang berbeda. Maksudnya kita beda tujuan dan baru kenal disini.kok tauuu jugak si bapak loket ini ya hedehhhh… kata bule itu, udah it’s oke.kita agak berdebat lah. Ntar kita ambel jalan tengah aja lah.  Lah emang arahnya sama. setelah itu kita dipanggilkan taxi yang akan membawa kita ke kota. yeaaaaaa….

Hujan masih turun.Genangan air dimana mana.. dan di taxi bapak bule itu cerita. dia sering bolak balik ke Phnompenh ini dalam rangka kerja. Tapi dia berkantor di Kuala Lumpur. Dia juga cerita, disini orang dangan mudah melanggar aturan lalu lintas karna polisi nya bisa titip salam tempel dan hanya dengan $1. Wuikkkk murahnyaaa.

Akhirnya kami sampai setelah mengantar si bule ya iya laa secara penginapannya hotel di pinggir jalan mudah ditemui, Hostel kami agak sulit pak driver taxi masi mencari cari. Pak bule ini baik banget.dia membayar $7,  lah berarti saya kan cuma membayar $5 untuk berdua. Duhh pak bule matur nuwun sangetttt.. smoga barokah ya pak (He he emang bapak nya ngerti apa boso jowo-an). Setelah mengantar pak bule, driver taxi masi menyusuri gang demi gang. Oiya di kawasan Riverside yang emang di pinggir sungai besar ini banyak sekali gang dan diisi banyak tempat makan, hostel, bar, dan sejenisnya. Nama tepat tinggal saya adalah Velkommen. dan dengan harga $5/orang, Ac,  berisi 10 orang dan kamar mandi dalam serta berada di lantai 4 jangan berharap ada lift ya he he he.. naik tangga bok. beneran deh saya setiap abis backpacking mesti turun timbangannya soalnya banyak jalannya dan naik naik tangga gini he he he.. keesokan harinya saya ingin lebih private sehingga saya menyewa kamar privat isi berdua aja donk sama pak suami. Ac, kamar mandi nya di luar dengan harga $ 14 semalam. So far tinggal di kawasan Riverside ini sangat nyaman di tinggali. Banyak hostel, guesthouse maupun hotel disini yang bisa dipilih sesuai kantong . Dan untuk makanan juga yang saya ketahui ada 4 makan halal disekitar sini. Nanti akan saya tulis di cerita tersendiri ya.

Kawasan Riverside sendiri sangat dekat dengan pasar malam, terminal bis untuk menuju vietnam, Royal palace, Taman depan istana, museum dan semuanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki dari Riverside sini. Oiya dan tempat belanja souvenir murah di Central Market bisa ditenpuh dengan berjaan kaki jadi benar-benar gak ngeluarin uang untuk kendaraan umum wira wiri. Semuanya pakai kaki. Dipinggir jalan dan sepanjang jalan juga banyak pedagang kaki lima dengan harga snagat merakyat dan murah. duduk duduk diskeitar taman samping sungai ini juga gratis. Tempat umum yang nyaman untuk menikmati suasana Phnompenh. Tinggal menyebrangi jalan saja. Saya juga sempat shalat di bangku taman ini saat sudah check out hostel dan akan menuju Ho Chi Minh Vietnam.

Baiklah mengakhiri hari pertama yang penuh drama dimulai sejak di tanah air akibat pesawat delay dan sampai dengan selamat di Phompneh Cambodia, saya mengucapkan welcome kambojaaaa kepada diri saya sendiri dan pak suami. ALhamdulillah semua lancar.

Pengeluaran hari pertama:

Taxi menuju hostel Velkommen di Riverside: $ 5

Beli air minum  mineral $ 1 dan coca cola  $ 2

hostel untuk berdua $ 10.

IMG-20140522-01257

Langit mulai gelap udah sore banget. itu yang diujung sana sungai nya. Di taman yang di beri apa ini namanya paving kah atau apa ini. Sore juga ada ibu ibu yang senam beramai ramai dengan instruktur senam dan pasti musik yang meriah pengiring senam mereka. Banyak juga anak-anak bermain-main. Muda mudi asli phnompenh berkumpul maupun keluarga yang ingin menikmati pagi dan sore. Bener-benar public area milik bersama dan ada juga mainan anak-anak seperti ayunan, jungkat jungkit, panjat panjatan.ahhhhh semoga pinggir kali surabaya juga bisa seperti ini.Dimanfaatin.

IMG-20140522-01260

Pojokan tenpat hangout. Mulai hidup lampunya, langit mulai gelap.tampak juga tuk tuk terpakir siap untuk mengantar penumpang. Oiya disitu juga terlihat motor. Wahh.. jangna ditanya disini seperti di Indonesia banyak motor.

IMG-20140522-01262

Pak suami lagi bergaya di kursi yang disediakan di taman pinggir sungai. Sungai yang besar dan bersih. Meskipun banyak pedagang kaki lima , tapi merek abukan yang stay gitu. Mereka naik sepeda atau memanggul jajanan

IMG-20140522-01265

Muka capek,kumus-kumus. Baru tiba di Phnompenh. Naruh tas dan saya orientasi sekitaran tempat saya tinggal. Ini di pinggir sungai kawasan riverside. Penuh hostel dan tempat nongkrong seperti cafe. Tapi di Pinggir sungainya juga penuh pedagang kaki lima.